Unduh Aplikasi

Zaini dan Malik Mahmud Makan Malam Bersama di Takengon

Zaini dan Malik Mahmud Makan Malam Bersama di Takengon
Gubernur Aceh Zaini Abdullah dan Wali Nanggroe Malik Mahmud Al Haytar. Foto: istimewa
ACEH TENGAH - Dua sosok yang menjadi bagian penting perjanjian damai di Helsinki, Gubernur Aceh Zaini Abdullah dan Wali Nanggroe Malik Mahmud Al Haytar seperti tengah bernostalgia. Dua sosok paling berpengaruh di Aceh ini bertemu dan bersilaturahmi di Pendopo Bupati Aceh Tengah. Keduanya menanti kedatangan Presiden Joko Widodo ke Tanah Gayo, besok.

“Menyaksikan keduanya duduk dan berdiskusi adalah pemandangan yang menyejukkan. Kebetulan pula mereka bertemu di Takengon yang disebut Abu Doto (sapaan Zaini Abdullah) sebagai Jenewa-nya Aceh. Mereka seperti tengah bernostalgia,” kata sekretaris tim pemenangan Zaini Abdullah, Fauzan Azima, kepada AJNN, Selasa (1/3).

Dua tokoh ini menetap lama di Swedia. Ahad lalu, Zaini bahkan menyebut suasana alam Takengon mirip kota Jenewa, tempat Zaini dan Malik Mahmud, bersama delegasi Gerakan Aceh Merdeka lain, bernegosiasi dengan delegasi Pemerintah Indonesia menentukan keputusan penting bagi Aceh: menandatangani kesepakatan damai.

Malik Mahmud tiba di Takengon sekitar pukul 16.30 WIB. Usai salat Magrib, keduanya menikmati makan malam yang dijamu oleh tuan rumah, Wakil Bupati Aceh Tengah Khairul Asmara.

“Insya Allah besok Abu dan Wali akan menyambut langsung kedatangan Presiden Jokowi di Bener Meriah,” kata Fauzan.
Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...