Unduh Aplikasi

Zaini Abdullah: Ishak Daud Anak Paling Bertuah Dalam Perjuangan GAM

Zaini Abdullah: Ishak Daud Anak Paling Bertuah Dalam Perjuangan GAM
Kampanye dialogis Zaini Abdullah di Aceh Timur. Foto: Mahyuddin

ACEH TIMUR - Zaini Abdullah menyimpan kesan mendalam terhadap sosok Ishak Daud. Di mata Gubernur Aceh itu, Ishak bukan sekadar pejuang yang ulet. Dia adalah pemuda tangguh yang memiliki niat tulus membela kepentingan Aceh.

Ishak Daud adalah tokoh penting dalam GAM. Dia dibaiat oleh Tengku Abdullah Musa sebagai anggota Gerakan Aceh Merdeka. Dia masuk dalam daftar 40 pemuda Aceh yang dikirimkan Hasan Tiro untuk mendapatkan pendidikan militer di Libya.

“Bukan saja satu mualem. GAM memiliki banyak mualem yang dikirimkan ke Libya untuk belajar tentang ilmu perang di sana,” kata Zaini Abdullah dalam pertemuan dan silaturrahmi dengan ribuan masyarakat di halaman Hotel Royal Idi Rayeuk, Aceh Timur, Kamis (1/12).

Menurut Zaini, Ishak Daud, memiliki ribuan pendukung setia. Syahdan, saat menjalani sidang di Sabang, ratusan orang hadir untuk mengikuti persidangannya. Padahal penguasa saat itu sengaja meletakkan persidangan di Sabang agar tidak ramai dilihat.

"Di luar dugaan aparat, ternyata orang yang ingin menghadiri persidangan Ishak Daud sangat besar. Hingga kapal tidak mampu mengangkut orang dari Banda Aceh menuju Sabang," ungkap Zaini.

Selain Ishak, Zaini juga menyebutkan sejumlah nama. Satu di antaranya adalah Din Kapla. Menurut Zaini, mereka adalah orang-orang yang menghargai senior dan menghormati Tuha Peut gerakan.

“Tetapi ada juga yang jalan sendiri dan membelakangi orang tua dalam perjuangan setelah mendapatkan jabatan,” kata Zaini.

Menurut Zaini, banyak bekas kombatan yang tidak lagi sepaham. Zaini juga menuding tak ada lagi demokrasi di partai yang pernah didirikannya. Di partai itu, kata Zaini, tidak ada lagi asas musyawarah. Tindakan pengurus partai itu menyimpang dari anggaran dasar dan anggaran rumah tangga partai.

"Di sini juga hadir orang tua dari Ishak Daud. Seorang ibu pasti dapat merasakan bagaimana pahitnya menjalani hidup sepeninggalan anak tercintanya. Adalah tanggung jawab kita bersama untuk memikirkan nasib beliau. Semoga almarhum (Ishak Daud) mendapatkan tempat yang layak di sisi Allah SWT, amin," kata Zaini Abdullah.

Komentar

Loading...