Unduh Aplikasi

YARA: Oknum DPRK Aceh Jaya Pernah Minta Maaf ke Pelapor

YARA: Oknum DPRK Aceh Jaya Pernah Minta Maaf ke Pelapor
YARA melaporkan oknum anggota DPRK Aceh Jaya ke Polda Aceh. Foto: Ist

BANDA ACEH - Sekjen Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Fakhrurrazi meminta agar kasus dugaan pornografi yang dilakukan oleh seorang oknum anggota DPRK Aceh Jaya dapat diproses hukum. 

"Kami berharap kasus yang melibatkan politisi partai nasional itu bisa diproses hukum oleh penyidik kepolisian," kata Fakhrurrazi, selaku kuasa hukum NN, Rabu (1/1).

Ia menyebutkan perbuatan oknum dewan berinisial AI dinilai telah menimbulkan perpecahan rumah tangga pelapor. Akibat kejadian itu, pelapor berinisial NN berpisah dengan istri sahnya.

"Atas perbuatan AI, pelapor jadi malu dengan keluarga dan tetangga. Akibat kasus ini mereka bercerai," sebut Fakhrurrazi.

Fakhrurrazi menyebutkan sebelumnya kasus ini pernah di selesaikan secara kekeluargaan. Pelapor meminta agar oknum dewan tersebut untuk tidak mendekati istri sahnya saat itu. 

"Terlapor pernah meminta maaf dan berjanji tidak menganggu istri pelapor," ucap Fakhrurrazi.

Baca: Ketua Golkar Aceh Jaya: Kami Minta Klarifikasi Dulu

Namun beberapa bulan kemudian, oknum dewan tersebut meminta istri NN mengirimkan gambar-gambar bugil dirinya melalui WhatsApp. Begitu juga sebaliknya, pelapor juga mengirimkan foto tanpa busana ke istri pelapor.

"Kejadian itu sudah berulang-ulang. Perilaku tidak pantas itu diketahui NN saat membuka telepon genggam milik istrinya, dijumpai foto-foto dan percakapan mesra istrinya dengan oknum dewan itu," jelas Fakhrurrazi.

Ia juga menjelaskan NN dengan oknum DPRK Aceh Jaya itu merupakan teman dekat, pelapor juga tim sukses AI pada pemilihan legislatif 2019 lalu. 

"Mereka ini kenal dekat, bahkan saat pileg lalu rumah NN dijadikan posko pemenangan AI. Dari situ bermula istri NN dan AI akrab," katanya.

Pihaknya akan terus mengawal kasus ini, oknum dewan tersebut diduga melanggar UU ITE dengan menyebarkan pornografi, sehingga menganggu keharmonisan rumah tangga orang lain.

Komentar

Loading...