Unduh Aplikasi

YARA Lhokseumawe Advokasi Kasus Nenek yang Dipolisikan Keuchik di Aceh Utara

YARA Lhokseumawe Advokasi Kasus Nenek yang Dipolisikan Keuchik di Aceh Utara
Ilustrasi. Foto: Net

LHOKSEUMAWE – Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) perwakilan Lhokseumawe mengadvokasi kasus Husna (60) warga Gampong Lhok Puuk, Kecamatan Senuddon, Kabupaten Aceh Utara yang dipolisikan keuchik desa setempat.

“Kita diminta oleh keluarga nenek tersebut untuk mendampingi kasus ini. Jadi permasalahan ini tentang batas tanah,” kata Kepala YARA Lhokseumawe, Rizal Saputra kepada AJNN, Jumat (10/4).

Dikatakan Rizal, pihaknya sudah berupaya untuk melakukan mediasi pertama sekali menjumpai tuha peut gampong setempat. Namun, disela-sela pertemuan itu datang keuchik dengan sikap yang dinilai tergolong arogan.

Baca: Keuchik Polisikan Seorang Nenek Terkait Pemukulan yang Viral di Medsos

“Dia datang menanyakan mana orang YARA, dan dimintai tanda pengenal kita, dengan kalimat terakhir jangan ikut campur urusan ini, biarkan berlanjut dengan proses hukum,” ujarnya.

Sambung Rizal, pada Rabu (8/4) pihaknya kembali mendampingi nenek berusia lanjut itu untuk diambil keterangannya di Polsek Seunuddon, atas laporan Keuchik berupa penganiayaan dan perbuatan yang tidak menyenangkan tersebut.

Sebelumnya, T. Bakhtiar, Keuchik Gampong Lhok Puuk, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara secara resmi melaporkan Husna (60), seorang nenek yang tak lain adalah warga desanya sendiri atas kasus pemukulan ke Mapolsek Seunuddon.

Video aksi pemukulan keuchik oleh seorang nenek tersebut menjadi viral dan menjadi perbincangan di media sosial Facebook dalam beberapa hari terakhir ini. Tayangan berdurasi 35 detik tersebut memperlihatkan seorang nenek memakai kain memukul kepala keuchik yang berdiri di antara warga dengan tangan kanannya.

Tidak terima dengan perlakuan itu, lalu keuchik maju mengejar nenek tersebut. Namun, aksi balasan keuchik itu sempat dihadang dan ditarik warga, sehingga keuchik tidak sempat membalasnya.

"Benar, T. Bakhtiar sudah membuat laporan resmi terkait pemukulan yang dilakukan seorang nenek atas nama Husna terhadap dirinya," kata Kapolsek Seunuddon, Iptu M. Jamil, Senin (6/4).

Komentar

Loading...