Unduh Aplikasi

YARA Desak Camat Laweung Patuhi Qanun

YARA Desak Camat Laweung Patuhi Qanun
Warga Gampong Cot, Kecamatan Laweung, mendatangi Kantor YARA Perwakilan Pidie. Foto: Ist

PIDIE - Warga Gampong Cot, Kecamatan Laweung, Kabupaten Pidie, mendatangi Kantor Perwakilan Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA)  Pidie. Kedatangan warga untuk mengadukan ada perangkat gampong yang telah di SK kan oleh camat tidak memenuhi ketentuan dalam Qanun No 8 tahun 2011 tentang Gampong.

Muhifuddin, salah satu warga Gampong Cot mengaku telah memprotes ke Camat Laweung, Fahmi, namun sampai sekarang tidak ada tanggapan dari Camat.

"Kami menyampaikan bahwa ada perangkat gampong kami yang buta huruf dan ada yang tidak tamat SD, dan itu telah menyalahi ketentuan dalam Qanun No 8 tahun 2011, yang di dalam pasal 38 huruf e di sebutkan, yang dapat dicalonkan dan ditetapkan menjadi anggota Tuha Peuet Gampong adalah penduduk gampong setempat yang memenuhi syarat harus berijazah paling rendah SLTP atau sederajat. Kami meminta kepada camat untuk memperbaiki SK Tuha Peut agar sesuai dengan qanun gampong tersebut," kata Muhifuddin, Jumat (20/1).

Selain permasalahan perangkat gampong,  warga Gampong Cot juga menyampaikan dugaan penyalahgunaan dana Gampong Cot tahun 2016 kepada YARA Perwakilan Pidie.

"Dugaan beberapa kegiatan fiktif dalam APBG 2016 juga sudah kami laporkan kepada Camat Laweung, namun sampai saat ini tidak ada tindak lanjut dari camat, sehingga kami berinisiatif kepada YARA Perwakilan Pidie," katanya.

Dalam pertemuan itu, warga juga menyerahkan satu lembar catatan dokumen dugaan kegiatan fiktif dalam APBG 2016 kepada YARA.

Warga Gampong Cot meminta kepada YARA Pidie untuk membantu penyelesaian permasalahan Gampong Cot agar tidak menghambat pembangunan di Gampong Cot dan juga tidak terjadi konflik sosial di dalam masyarakat. 

Ketua YARA Pidie Junaidi yang menerima perngaduan warga Gampong Cot akan menindaklanjuti pengaduan warga tersebut. "Saya sudah menghubungi camat via telpon beberapa kali untuk konfirmasi awal, namun tidak di angkat," ungkap Junaidi.

Selanjutnya, pihaknya akan membuat telaah hukum dan akan melaporkan kasus ini secara hukum. Ia juga meminta kepada Camat Laweung untuk mentaati aturan perundang-undangan dalam menjalankan tugas, termasuk menindak lanjuti pengaduan warga dan menyelesaiakan permasalahan.

"Fungsi Camat sebagai pembina pemerintahan gampong,  kalau ada permasalahan dan pengaduan harus ditindaklanjuti dan di selesaiakan secara musyawarah dan menurut peraturan perundangan," ungkapnya.

Komentar

Loading...