Unduh Aplikasi

YARA : Copot Keuchik Tak Tarik Dana Desa

YARA : Copot Keuchik Tak Tarik Dana Desa

BANDA ACEH - Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Safaruddin mendesak Kepala Daerah mencopot Keuchik yang tidak menarik dana desa tahap III. Tindakan Keuchik tersebut dinilai sangat merugikan masyarakat.

“Tindakan keuchik ini berakibat pada penurunan jatah bantuan dari Pemrintah Pusat dari sebelumnya 1,7 triliun menjadi 1,627 triliun. Ada 571 Gampong yang  belum menarik dana tahap III,” kata Safaruddin, kepada AJNN, Kamis (11/10).

Safaruddin mengatakan kondisi tersebut sangat merugikan masyarakat Gampong  dan pemerintah Aceh karena harus kehilangan dana yang diperuntukkan bagi pembangunan fasilitas publik di seluruh Aceh. Kondisi itu kata Safaruddin tidak dapat dibiarkan terjadi karena Aceh akan kehilangan sejumlah dana desa bantuan pemerintah pusat.

“Untuk mengantisipasi penurunan jatah dana  desa akibat kelalain Keuchik, kami mendesak bupati dan wali kota di Aceh mencopot Keuchik bermasalah dalam mengelola dana desa.  Ini terjadi karena ketidakmampuan menyerap anggaran desa,” kata Safaruddin.

Safaruddin juga mendesak Pemerintah Aceh dan DPRA merevisi qanun Aceh pasal 17 qanun nomor 5 tahun 2003 tentang pemerintahan gampong. Pada huruf e qanun tersebut kata Safaruddin disebutkan seseorang dapat ditetapkan menjadi calon Keuchik, adalah warga negara Republik Indonesia yang memenuhi syarat-syarat yakni berpendidikan sekurang-kurangnya Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama atau berpengetahuan sederajat.

“Ini tidak sesuai lagi dengan perkembangan zaman dan birokrasi pemerintahan, dan ini juga menjadi penyebab rendahnya serapan anggaran dana desa akibat minimnya pemahaman perkembangan regulasi dan birokrasi pemerintahan yang mengedepankan professional dan transparan, “ ujar Safaruddin.

YARA menyarankan untuk menjadi Keuchik seorang calon setidaknya berpendidikan minimal Sekolah Lanjutan Tingkat Atas/SLTA/SMA/MIN atau sederajat. Hal tersebut dinilai ini penting dalam memahami administrasi pengelolaan dana desa.

“Jadi kedepan tidak ada alasan lagi rendahnya serapan dana desa akibat minimnya pendidikan para Keuchik” ujar Safaruddin.

Sebelumnya, dalam akun twitter pribadinya @niriansyah, Plt. Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, juga meminta para Bupati/Wali kota DI Aceh mengambil langkah-langkah terkait 571 Gampong yang tidak mendapat dana desa.  Hal itu disampaikan Nova menanggapi cuitan Safaruddin di akun twiternya @sinyaktafar.

YARA juga telah menyurati Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Utama Pemerintah Aceh pada Rabu 10 Oktober, meminta daftar nama dan alamat 571 Gampong yang tidak menarik dana tahap III.

Permintaan seiring rencana investigasi ke desa tersebut yang akan dilakukan YARA terhadap aparatur desa yang tidak melakukan penarikan dana sesuai dengan tahapan yang ada.

Ucapan Selamat Pelantikan DPRA - Aceh Barat
iPustakaAceh
Ucapan Selamat Pelantikan DPRA - Pemerintah Aceh

Komentar

Loading...