Unduh Aplikasi

Wujudkan pengawasan makanan, Badan POM memandirikan komunitas sekolah

BANDA ACEH- Dalam mewujudkan pengawasan makanan yang layak konsumsi, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bertekad memandirikan komunitas sekolah dimana saat ini banyak jajanan sekolah yang dinilai tidak layak konsumsi, seperti Es, minuman pewarna, bakso.

Hal itu dikatakan kepala Badan POM Pusat Roy Alexander Sparingga kepada sejumlah wartawan usai membuka rapat kerja nasional Badan POM di hotel Hermes Palace Banda Aceh tadi malam, Senin (17/2).

Dikatakan ROY, pasokan makanan untuk sekolah harus betul-betul memenuhi syarat. karena sangat bahaya jika para-pelajar sebagai generasi harus benar-benar dijaga.

Menurutnya, memandirikan sekolah tersebut bisa terjadi kalau ada peran masyarakat, dan harus ada kader fasilitator.
"Kalau cuma kami itu tidak mungkin, karena petugas kami terbatas, jadi dukungan Pemerintah Daerah dan juga masyarakat sangat penting, tanpa itu tak akan selesai," katanya.

Ia menambahkan, untuk mewujudkan hal itu, pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan Kementrian Pendidikan dan kebudayaan, dimana dalam hal kementrian pendidikan sebagai tuan rumahnya sekolah.

Sementara itu, gubernur Aceh melalui sekretaris daerah Dermawan menyatakan akan mendukung Badan Pom dalam melakukan pengawasan obat dan makanan di Aceh kerna Pemerintah Daerah juga berkepentingan untuk memberikan perlindungan kepada masyarakatnya.

"Karena itupula kemitraan Pemerintah Daerah dan Badan POM sudah semestinya kita tingkatkan, apalagi dari hari ke hari produk obat dan makanan semakin banyak beredar di pasaran." kata gubernur melalui sambutan tertulisnya

Tanpa dukungan para ahli, Pemerintahan Daerah tentu tidak akan mampu mengendalikan semua ini dengan baik. Itu sebabnya Badan POM diharapkan berada di garis depan untuk mengontrol danmengawasi seluruh makanan dan obat-obatan tersebut.

NAZAR
HUT Pijay

Komentar

Loading...