Unduh Aplikasi

WH Gagalkan Penyelundupan Tuak ke Aceh Tamiang

WH Gagalkan Penyelundupan Tuak ke Aceh Tamiang
Kabid Penegakan Syari'at Islam, Satpol-PP dan WH Aceh Tamiang, Syahrir Pua Lapu (seragam) didampingi dua anggotanya memperlihatkan barang bukti tuak yang diamankan di Kampung Sriwijaya. Foto: For AJNN

ACEH TAMIANG - Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol-PP dan WH) kabuapaten Aceh Tamiang menggagalkan penyelundupan minuman tuak dari Besitang, Sumatera Utara, ke Aceh Tamiang, Sabtu (29/8).

Kasat Pol-PP dan WH Aceh Tamiang, Asma'i melalui Kabid Penegakan Syari'at Islam, Syahrir Pua Lapu kepada AJNN mengatakan, penggagalan penyelundupan minuman tuak itu dilakukan pihaknya atas bantuan informasi masyarakat.

Syahrir menjelaskan, mulanya sekitar pukul 14.00 WIB pihaknya mendapat informasi dari masyarakat bahwa akan ada mobil penumpang minibus Jumbo yang mengangkut minuman tuak dari Besitang, Sumut, tujuan Aceh Tamiang.

Minuman tuak tersebut informasinya akan diturunkan disebuah rumah di sekitar terminal Kota Kualasimpang, Kampung Sriwijaya.

Berbekal informasi tersebut, kata Syahrir, pihaknya langsung menuju ke lokasi. Namun saat tiba di rumah dimaksud tidak ditemukan pemiliknya. Petugas hanya menemukan satu buah jerigen 35 liter berisikan sekitar 10 liter tuak, lima bungkus tuak kemasan 1,5 liter dan satu buah teko berisikan satu liter tuak.

"Total seluruhnya tuak yang diamankan sekitar 18 liter. Diduga pemiliknya mengetahui ada petugas WH datang sehingga sempat melarikan diri," sebut Syahrir.

Syahrir menambahkan, berdasarkan informasi diterima pihaknya ada tiga jerigen dengan jumlah keseluruhannya sekitar 90 liter tuak yang diselundupkan dari Besitang ke Aceh Tamiang.

"Dua jerigen lagi kemungkinan sudah duluan disembunyikan oleh pemiliknya karena tahu ada petugas WH yang datang. Karenanya petugas hanya berhasil mengamankan satu jerigen," ungkap Syahrir.

Saat ini, sambung Syahrir, barang bukti minuman tuak tersebut telah diamankan di markas Satpol PP dan WH Aceh Tamiang.

Komentar

Loading...