Unduh Aplikasi

WCD Dukung Kebijakan Pemkab Aceh Barat Terkait Denda Buang Sampah

WCD Dukung Kebijakan Pemkab Aceh Barat Terkait Denda Buang Sampah
Ilustrasi. Foto: Net

ACEH BARAT - World Cleanup Day (WCD) Provinsi Aceh mendukung kebijakan Pemerintah Aceh Barat memberikan denda kepada masyarakat yang kedapatan membuang sampah sembarang.

Leader WCD Aceh, Ishalyadi mengharapkan agar seluruh elemen masyarakat juga harus mendukung penuh kebijakan Pemkab Aceh Barat. Menruutnya ini merupakan kebijakan sangat positif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memperlakukan sampah dengan baik. Terutama sampah plastik.

"Selain kebijikan pemberian sanksi, Pemda Aceh barat juga harus memikirkan bagaimana pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, karena sampah plastik sangat tidak baik bagi lingkungan," kata Ishalyadi kepada AJNN, Rabu (12/6).

Menurutnya sampah plastik tidak mudah terurai, apabila sampah plastik didapat di daratan akan merusak struktur tanah dan air menjadi tidak sehat, dan apabila terbawa ke laut plastik akan merusak ekosistem laut.

Baca: Di Aceh Barat, Buang Sampah Sembarangan Bakal Didenda Rp 300 Ribu

"Pengurangan plastik sekali pakai dapat dicegah dengan tidak menyediakan plastik di tempat pembelanjaan dan swalayan/minimarket. Plastik dapat diganti dengan media lain seperti kardus, kertas, daun pisang dan lainnya," jelasnya.

Ia menjelaskan isu sampah telah menjadi isu dunia, sehingga ini merupakan tanggung jawab bersama untuk menjaga bumi tetap sehat dan terbebas dari sampah plastik.

"Kami juga akan melakukan gerakan pungut sampah sedunia yang di pimpin oleh komunitas TIMOEH. Untuk kegiatan utama WCD Aceh akan dipusatkan di Kota Meulaboh," ujarnya.

Kegiatan ini akan dilaksanakan serentak di 158 negara, termasuk seluruh prov/kab/kota di Indonesia, pada tanggal 21 September 2019.

"Semua dan siapa saja boleh bergabung," jelasnya.

Komentar

Loading...