Unduh Aplikasi

Waspadalah

Waspadalah
Ilustrasi: RCTI.

KEPOLISIAN harus bekerja lebih ekstra saat ini. Menjelang Idul Fitri di tengah pandemi dan kesulitan ekonomi saat ini, kepolisian harus hadir untuk mencegah kasus-kasus pencurian, perampokan atau kekerasan bermotif uang lainnya. 

Kemarin, di Nagan Raya, Danda Runtala, 46 tahun, warga Desa Krueng Alem, Kecamatan Darul Makmur, dirampok di Desa Pante Rakyat, Kecamatan Babahrot, Aceh Barat Daya. Danda adalah bekas anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nagan Raya. Akibat kejahatan itu, dia kehilangan uang Rp 63 juta. 

Mudik lebaran sudah menjadi tradisi bagi yang akan merayakan di kampung halamannya. Namun hati-hati, momen mudik ini justru kerap dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk mendapatkan uang dengan cara-cara yang tidak halal.

Ada sejumlah kejahatan yang rutin terjadi menjelang Idul Fitri. Yang paling sering dilakukan adalah pencurian dengan kekerasan, seperti yang dialami oleh Danda. Kejahatan lain adalah hipnotis, pencurian dengan pemberatan, pencurian biasa atau pembiusan. 

Selain kepolisian, masyarakat juga diminta untuk tidak terlalu berpenampilan mencolok. Ibu-ibu atau remaja putri, misalnya, hendaknya tidak mengenakan perhiasan yang berlebihan membuat mereka menjadi sasaran empuk para pencuri atau perampok. 

Masyarakat juga hendaknya tidak mengambil risiko dengan membawa uang dalam jumlah besar. Jika memang terpaksa, para pengusaha atau pejabat dapat meminta pertolongan pengawalan dari anggota kepolisian. 

Namun jika enggan, mereka dapat memaksimalkan penggunaan teknologi nontunai yang saat ini semakin mudah diakses. Hal ini lebih baik ketimbang menenteng uang tunai. Biasanya, para penjahat itu membuntuti sejak uang diambil di bank dan melakukan aksi di saat dan tempat yang tepat. 

Tapi semua ini tentu sangat tergantung dengan kemampuan kepolisian untuk menghadirkan rasa aman. Selain menempatkan polisi berpakaian sipil bertugas memantau titik-titik rawan, polisi juga perlu melakukan operasi rutin yang dapat membatasi gerak para penjahat. 

Ingatlah kata-kata yang sangat populer di sebuah stasiun televisi, yang disampaikan oleh Bang Napi. “Kejahatan terjadi bukan hanya karena niat pelakunya, tapi juga karena ada kesempatan”. Waspadalah. 

Idul Fitri - Disdik
Idul Fitri - BPKA
Idul Fitri - ESDM Aceh
Idul Fitri - Disbudpar
Idul Fitri- Gubernur Aceh

Komentar

Loading...