Unduh Aplikasi

Waspadai mafia human tafficking di Aceh Tengah

ACEH TENGAH - Kasus perdagangan manusia (human trafficking) di dataran tinggi Gayo, kuat dugaan melibatkan perempuan berinisial DD.  Peremuan ini berasal dari Aceh Tengah dan kini dia mendekam di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Takengon, karena tersandung kasus penganiayaan dan pengeroyokan.

"Kita minta warga waspada terkait tumbuhnya aksi perdagangan manusia di Aceh Tengah, jika melihat gerak-gerik orang mencurigakan, segera melapor kepada polisi, ” kata Kapolres Aceh Tengah AKBP Dodi Rahmawan, Rabu (23/10).

Ditambahkan Kapolres Dodi Rahmawan, penyelidikan kasus tersebut terus dikembangkan, karea diduga DD cs juga pernah melakukan perbuatan pelanggaran hukum yang sama, namun korban tidak ada yang berani melaporkan.

“Kita duga kuat DD cs juga terlibat dalam kasus Human Trafficking yang selama ini telah mulai tumbuh di Aceh Tangah,” kata Dodi Rahmawan.

Pada Juli 2014, Polres Aceh Tengah telah menangani satu kasus serupa yang melibatkan EP dan ES serta berkas kedua tersangka telah dilimpahkan ke Kejaksaan setempat untuk diproses ke Pengadilan Negeri.

“Yang mengerikan, kedua tersangka itu merupakan anak dibawah umur,” katanya.

Dilanjutkan Dodi Rahmawan,  untuk mengatasi maraknya kasus perdagangan manusia, dibutuhkan kontrol sosial dari masyarakat, hal ini tentunya sangat membantu pihak Kepolisian untuk pembasmian pelaku tak bermoral itu.

NUSI
IKLAN HPI
Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...