Unduh Aplikasi

Wartawan Dilarang Liput Kondisi dalam Rutan Lhoksukon

Wartawan Dilarang Liput Kondisi dalam Rutan Lhoksukon
Salah seorang wartawan elektronik saat meminta izin kepada salah seoarang petugas untuk masuk ke dalam Rutan Lhoksukon.

ACEH UTARA - Sejumlah wartawan dari media elektronik, cetak dan online ditolak meliput ke dalam Rumah Tahanan (Rutan) Klas II B Lhoksukon, Rabu (19/6).

Meskipun telah meminta izin dan menunjukkan kartu indentitas, petugas tetap tidak mengizinkan wartawan untuk meliput suasana di dalam rutan. Petugas berdalih larangan tersebut atas perintah Kepala Rutan Lhoksukon, Yusnal.

Salah seorang petugas di pos piket rutan yang ditanyai AJNN membenarkan bila wartawan dilarang masuk atas perintah kepala rutan.

"Benar, wartawan dilarang masuk ke dalam rutan oleh kepala rutan," kata petugas piket tersebut kepada AJNN, Selasa (18/6), siang.

Selain menutup akses peliputan, Kepala Rutan Lhoksukon Yusnal juga bungkam saat dikonfirmasi AJNN via telepon dan pesan singkat terkait larangan liputan dalam rutan itu.

Salah seorang wartawan media elektronik Saiful, membenarkan bahwa pasca terjadi kerusuhan dan kaburnya sejumlah tahanan di dalam rutan tersebut, sejumlah wartawan tidak diizinkan masuk ke rutan dan upaya konfirmasi juga ditolak oleh Karutan.

"Padahal saya bersama teman-teman wartawan lainnya sempat minta izin, karena suasana dalam rutan dan beberapa keterangan saksi mata dari napi di dalam rutan perlu dipublikasikan," ujarnya.

Tidak hanya Saiful, sejumlah wartawan lainnya juga membenarkan bahwa sampai saat ini wartawan belum mendapat jawaban dari pihak lapas kenapa wartawan tidak di perbolehkan masuk, dan upaya konfirmasi dan wawancara juga tidak diizinkan.

Komentar

Loading...