Unduh Aplikasi

HENDAK WAWANCARA SOAL MOBIL DINAS CAMAT

Wartawan Dapat Perlakuan Tak Menyenangkan dari Bupati Aceh Barat

Wartawan Dapat Perlakuan Tak Menyenangkan dari Bupati Aceh Barat
Bupati Ramli MS saat menyerahkan mobils dinas secara simbolis kepada salah satu Camat di Aceh Barat

ACEH BARAT- 12 Camat di Kabupaten Aceh Barat memperoleh mobil dinas baru merek Toyota Rush sebagai penunjang operasional kegiatan.

Mobil dinas tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Aceh Barat, Ramli MS di halaman kantor Bupati, usai upacara Sumpah Pemuda, dan HUT Meulaboh ke-431, Senin (28/10).

Namun usai penyerahan mobil dinas tersebut, seorang wartawan dari media online, Fitriadi Lanta mengaku mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari Bupati Aceh Barat Ramli MS.

Baca: Pemkab Aceh Barat Habiskan Rp 3,1 Miliar untuk Mobil Dinas Camat

Menurut Fitriadi, perlakuan tidak mengenakkan tersebut dia alami saat hendak mewawancarai bupati terkait pengadaan mobil dinas para camat itu.

"Pak wawancara sedikit dulu. Tapi Bupati malah jawab, kamu seperti bukan wartawan," cerita Fitriadi.

Usai melontarkan tersebut bupati berlalu pergi meninggalkannya. Menurutnya saat liputan kegiatan penyerahan mobil tersebut memang ada sejumlah wartawan lain, namun tidak ikut bersamanya mendekati Bupati Ramli untuk menanyakan mobil dinas itu.

Padahal saat itu dia ingin menanyakan sejauh mana kepentingan pengadaan mobil tersebut agar diketahui publik.

"Saat hendak naik mobil dinasnya ia sempat berbalik badan dan bilang ke saya pergi terus kamu, ini bukan masalah takut," ujarnya.

Dikatakan Fitriadi, sebenarnya sebelum meminta langsung kesediaan Bupati untuk wawancara, ia sempat menyampaikan kepada ajudan bupati, yakni Julian. Awalnya ia mengiyakan. Namun setelah itu Julian menjelaskan ke Fitriadi jika bupati memiliki jadwal lain sehingga harus segera pergi.

Karena alasan itu, Fitriadi mengaku langsung menyampaikan niatnya wawancara langsung kepada bupati, dan di sanalah perlakuan tidak menyenangkan diterimanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas yang juga juru bicara pemerintah kabupaten setempat, Amril Nuthihar mengatakan dirinya tidak mengetahui persis adanya perlakuan yang dialami Fitriadi Lanta.

Menurutnya, usai kegiatan upacara HUT Sumpah Pemuda dan HUT Kota Meulaboh, Fitriadi bahkan sempat berswafoto dengannya.

"Menurut saya bang Fitriadi salah juga di sini, harusnya dia memberitahu saya jika ingin wawancara bupati. Jadi bisa kita minta waktu barang lima menit," Ucap Amril.

Amril menyebutkan, hari ini agenda Bupati sangat penuh, sehingga bisa saja bupati tidak sempat memberikan keterangan kepada wartawan.

 

Komentar

Loading...