Unduh Aplikasi

Warga Tak Kerja, Dewan Minta Bank Tunda Tagihan Kredit

Warga Tak Kerja, Dewan Minta Bank Tunda Tagihan Kredit
Ketua Komisi D DPRK Abdya, Ikhsan. Foto: Ist

BANDA ACEH - Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat Daya (Abdya) meminta perbankan dan lembaga keuangan non bank setempat untuk menunda pembayaran kredit oleh masyarakat.

"Kita minta pihak perbankan di Abdya untuk menunda tagihan kredit ke masyarakat," kata Ketua Komisi D DPRK Abdya, Ikhsan kepada AJNN, Jumat (27/3).

Ikhsan mengatakan, penundaan tagihan kredit ini diminta mengingatkan saat ini masyarakat banyak yang tidak bisa bekerja guna dalam rangka memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19.

Selain itu, kata Ikhsan, masyarakat juga sedang dihadapkan dengan tingginya harga kebutuhan pangan. Karena itu diharapkan pihak perbankan dan lembaga keuangan lainnya di Abdya mempertimbangkan dan mengambil langkah cepat.

"Saya juga akan menyampaikan ke pimpinan DPRK untuk segera menyurati bank, duduk bersama mencari solusi terkait penundaan pembayaran kredit bagi masyarakat," ujarnya.

Ikhsan menuturkan, permintaan dirinya juga memiliki dasar kuat, yaitu adanya instruksi dari Presiden Jokowi bahwa pemerintah telah meminta lembaga perbankan dan non perbankan melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menunda tagihan kredit kepada debitur selama setahun. Khususnya yang punya nilai kredit dibawah Rp 10 miliar.

"Jadi sudah seharusnya perbankan mengambil langkah cepat menjalankan instruksi presiden dan mengeluarkan peraturan penundaan pembayaran kredit tersebut," pungkas Ikhsan.

Komentar

Loading...