Unduh Aplikasi

Warga Surabaya Apresiasi Pergub Cuti Hamil Enam Bulan di Aceh

Warga Surabaya Apresiasi Pergub Cuti Hamil Enam Bulan di Aceh
Shei Latiefah ikut berkomentar tentang pergub cuti enam bulan melahirkan di Aceh
BANDA ACEH - Salah seorang warga Surabaya yang diketahui pernah bekerja sebagai Marketing Coordinator di SUN Education Group, Shei Latiefah ikut memberikan komentar terkait dengan Peraturan Gubernur (Pergub) mengenai cuti hamil dan melahirkan bagi pegawai negeri sipil (PNS), pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) atau tenaga honor perempuan selama hampir tujuh bulan.

Melalui akun facebok-nya, Shei Latiefah mengharapkan semoga pergub tersebut akan menjadi contoh bagi gubernur lain di seluruh indonesia.

"Peraturan tentang cuti melahirkan selama 6 bulan bagi PNS, PPPK atau tenaga honorer dan kontrak!. Pagi ini, dapat salinan dokumen dari rekan di Aceh. Berikut saya bagikan salinan dari Pergub No 49 tahun 2016, yang di tandatangani oleh Gubernur Aceh, Zaini Abdullah, pada 12 Agustus 2016. Pergub No 49 Tahun 2016 ini adalah Peraturan ttg Pemberian Air Susu Ibu Ekslusif. Dimana, Cuti Hamil dan Melahirkan 20 Hari Sebelum Melahirkan dan 6 Bulan Setelah Melahirkan Bagi PNS, PPPK, Tenaga Honor/Kontrak Perempuan, serta Suami 7 Hari sebelum dan 7 Hari Setelah Istrinya Melahirkan yang merupakan PNS, PPPK, Tenaga Honor/Kontrak Dilingkungan Pemerintah Aceh dan Kabupaten/Kota Di Aceh. Alhamdulillah," tulis Shei Latiefah seperti yang dikutip AJNN, Senin (15/8).

Dalam akun facebook-nya itu, Shei Latiefah tak lupa ikut meng-upload salinan pergub tersebut. Shei Latiefah yang diketahui bekerja sebagai  Initiator di Save Street Child juga mempersilahkan untuk dibagi (share), dan ikut meninggalkan tagar atau hastag #SemangatASI

Pergub Aceh No 49 tahun 2016 ditandatangani oleh Abu Doto—sapaan Zaini Abdullah--pada tanggal 11 Agustus 2016.

Komentar

Loading...