Unduh Aplikasi

Warga Simeulue Hilang di Hutan Ditemukan Meninggal

Warga Simeulue Hilang di Hutan Ditemukan Meninggal
Ilustrasi. Foto: Net
SIMEULUE - Seorang warga Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh yang dilaporkan hilang di kawasan hutan Gunung Ujung Tinggi, akhirnya ditemukan dalam kondisi sudah meningal diduga karena sakit.
 
Koordinator Badan Search and Recue Nasional (Basarnas) Pos Simeulue, Rahmad Kenedy yang dihubungi di Simeulue, Minggu, mengatakan, tim SAR telah bergerak menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan evakuasi jenazah itu.
 
"Awal berita penemuan sekitar pukul 09.00 WIB pagi, kemudian tim SAR dapat info pukul 12.00 WIB dan langsung bergerak ke TKP dengan membawa kantung mayat untuk evakuasi,"katanya dalam siaran tertulis kepada Antara di Meulaboh.
 
Korban atas nama Banun Sikumbang (75) adalah warga Simeulue Timur dilaporkan hilang pada Jum'at (4/11) pada titik koordinat 02.33.40 Lintang Utara (LU), 96.16.05 Bujur Timur (BT), korban ditemukan sekitar 1 kilometer dari kawasan pasar Desa Ujung Tinggi.
 
Kenedy menjelaskan, sebelum dievakuasi oleh tim search and rescue/SAR, mereka tidak melihat ada tenda-tanda kekerasan pada tubuh korban, karena itu pihaknya menduga bahwa korban meninggal karena sakit oleh faktor usia.
 
Pencarian dilakukan Sabtu (5/11) dengan hasil masih nihil, pencarian melibatkan tim gabungan terdiri dari 20 anggota, Pos SAR Simeulue, Satgs SAR Simeulue, TNI dari Koramil dan Polsek Kecamatan Simeulue Timur pada lokasi yang dilporkan.
 
"Korban yang dievakuasi diantarkan langsung ke rumah duka, keluarga sudah menanti dan selama ini telah ikut melakukan pencarian. Kemarin kami menghentikan sementara pencarian karena sudah malam,"sebutnya.
 
Korban hilang di kawasan pegunungan tempat kebun sayur milik keluarga pada Kamis, (3/11), korban tidak pulang hingga sore harinya sehingga pihak keluarga berinisiatif melaporkannya pada Satgas SAR Simeuleu, serta pihak terkait lainnya.
 
Pencarian korban lanjut usia (lansia) itu dilakukan oleh tim sejak Jum'at (4/11), proses pencarian cukup dramatis karena harus menaiki pegunungan yang saat itu dalam kondisi diguyur hujan, namun tidak membuat tim mundur untuk operasi itu.

Komentar

Loading...