Unduh Aplikasi

Warga Sabang Tagih Janji Pemerintah Rasakan Air Bersih

Warga Sabang Tagih Janji Pemerintah Rasakan Air Bersih
Foto: Ist

SABANG - Akhir dari penantian panjang untuk dapat dan merasakan air bersih yang didistribusikan langsung oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) ternyata hanya janji manis Pemerintah Kota Sabang kepada masyarakat khususnya Gampong Paya Seunara dan Krueng Raya saja.

Padahal warga kedua gampong tersebut sangat berharap pada Desember tahun 2019 kemarin, telah merasakan aliran air bersih untuk digunakan dalam kebutuhan sehari - harinya.

Saat ini para masyarakat tersebut menuntut janji Pemko Sabang atas dasar dianggarkannya proyek peremajaan kembali instalasi pipa dan bak penampungan air untuk masyarakat Gampong Paya Seunara serta Gampong Krueng Raya sebesar Rp 3,5 miliar.

Imum Meunasah Jurong Cot Klah, Tgk Mahdi mengatakan sudah saatnya masyarakat Jurong Cot Klah dan Jurong Teupin Blang Gampong Paya Seunara, menagih janji dari pihak pemerintah yang menyebutkan pada bulan Desember lalu warga sudah menikmati distribusi air bersih dari PDAM.

Menurutnya, janji pemerintah yang disampaikan kepada masyarakat waktu itu terkesan hanyalah untuk meredam emosi saja, pasalnya sampai saat ini aliran air bersih yang pernah dijanjikan itu tak kunjung tiba.

Bahkan, kata Tgk Mahdi, pipa-pipa yang telah dipasang beberapa tahun lalu mengalami kebocoran juga belum diperbaiki atau direhab.

"Menurut informasi yang kami dapatkan, anggaran rehab sebesar Rp 3,5 miliar tersebut di dalamnya telah termasuk perbaikan saluran pipa-pipa yang bocor, namun kenapa sampai saat ini pada sejumlah lokasi masih banyak kami dapati pipa yang bocor," ujar Tgk Mahdi.

Kata dia, sejak januari 2020 ini masyarakat Jurong Cot Klah, Jurong Teupin Blang Gampong Paya Seunara dan Jurong Ujung Seukundo Gampong Krueng Raya sudah tidak lagi mendapatkan air bersih dengan cara membeli melalui jasa pengangkutan.

"Namun, pada kenyataannya yang dialami oleh warga sampai sekarang masih terus membeli air bersih untuk kebutuhan sehari hari, termasuk untuk berwudhu dengan harga Rp 40 ribu per ton," ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang tokoh pemuda Jurong Teupin Blang Gampong Paya Seunara Agus Mulyadi menyebutkan kekecewaan masyarakat kepada pemerintah hampir memuncak, pasalnya sampai sekarang warga hanya menelan janji-janji belaka dari para penguasa.

"Kesabaran warga khususnya Jurong Teupin Blang, Cot Klah dan Ujung Sekundo menunggu janji pemerintah yang mengatakan dalam bulan Desember lalu semua pekerjaan telah diselesaikan dan pada bulan itu juga warga telah menikmati distribusi air bersih dari PDAM," tegansya.

 

Kyriad Muraya Hotel Aceh

Komentar

Loading...