Unduh Aplikasi

Warga Pijay Diminta Melapor Apabila Ada PNS Terlibat Politik Praktis

Warga Pijay Diminta Melapor Apabila Ada PNS Terlibat Politik Praktis
Plt Sekda Pidie Jaya, Abd Rahman Puteh. Foto: Muksal Mina

PIDIE JAYA - Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya akan menindak tegas bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terlibat politik praktis dalam Pilkada Pidie Jaya 2018.

"Bagi ASN yang terlibat dalam tim pemenangan salah satu calon, maka akan ada sanksi khusus yang akan diberikan kepada PNS tersebut," kata Pelaksana tugas Sekretaris Daerah (Plt Sekda) Kabupaten Pidie Jaya, Abd Rahman Puteh, kepada AJNN, Rabu (3/1).

Pria berkumis lebat itu menjelaskan, Aparatur Sipil Negara (ASN), baik pengawai kecamatan ataupun pejabat eselo jika terbukti terlibat politik praktis, konsekwensinya hingga pemberhentian dari pegawai.

"Mereka hanya punya hak memeberikan suara di hari H, tidak boleh terlibat. Kalaupun ada yang terlibat, maka akan di non jobkan, bisa saja ditahan gajinya, tidak dibayar gajinya, serta tidak dinaikan pangkatnya. Bahkan bisa diberhentikan," jelasnya.

Ia meminta kepada masyarakat Pidie Jaya untuk melaporkan ASN yang terlibat dalam salah satu tim pemenangan calon bupati dan wakil bupati Pidie Jaya yang akan dilangsungkan 27 Juni 2018, baik yang berkampanye langsung maupun melalui media sosial.

Untuk mempertegas larangan tersebut, tambah Plt Sekda Pidie Jaya, ia sudah mengirim surat edaran kesetiap wilayah kerja, terkait larangan ASN terlibat dalam politik praktis.

"Jika ada yang melapor, baik pejabat maupun pegawai biasa akan langsung ditindak. Jika pegawai di kecamatan yang berkampanye lewat media sosial, camat itu harus menegur serta memberi peringatan kepada PNS tersebut," terangnya.

Komentar

Loading...