Unduh Aplikasi

Warga Minta Pemerintah Bangun Tanggul Penahan Banjir di Teunom

Warga Minta Pemerintah Bangun Tanggul Penahan Banjir di Teunom
Kondisi tanggul jebol yang terbuat dari batang kelapa di Gampong Pasie Geulima.

ACEH JAYA - Warga Gampong Pasie Geulima, Kecamatan Teunom, Kabupaten Aceh Jaya menginginkan pemerintah daerah dalam hal ini dinas terkait untuk serius membangun tanggul penahan banjir di titik-titik sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Krueng Teunom, Aceh Jaya.

"Dulu tahun 2018 sudah pernah dibuat tanggul tanggap darurat di desa kami (Pasie Geulima), namun hanya bertahan sesaat, dan saat ini tanggul yang dibuat oleh BPBK Aceh Jaya tersebut sudah jebol lagi," kata Musliadi selaku Keuchik Gampong Pasie Geulima kepada AJNN, Sabtu (12/10).

Menurut Musliadi, jebolnya tanggul di desanya itu lantaran pihak dinas tidak serius menanganinya, sehingga terkesan asal-asal dan tidak sempurna.

Akibatnya, sejumlah lahan pertanian dan perkebunan masyarakat di desa tersempat sering gagal panen karena dilanda banjir saat musim hujan.

"Saat ini memang semua masyarakat sudah mengeluh lantaran belum adanya solusi yang permanen dari pihak pemerintah terkait penangan banjir ini," ujar Musliadi.

Dari itu, pihaknya sangat berharap pihak pemerintah ikut peka terhadap persoalan banjir musiman yang tak kunjung tuntas ini dari dulu hingga sekarang.

"Kami minta dibuat tanggul permanen dan tidak asal jadi, sehingga persoalan ini bisa teratasi secara tuntas," pintanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Program PUPR Aceh Jaya, Susanto yang dihubungi AJNN, Sabtu (12/10) menerangkan jika program penangan banjir DAS itu ada di Dinas Pengairan Aceh tahun anggaran 2019.

"Programnya masuk dalam APBA di Dinas Pengairan Provinsi Aceh, memang disitu pengerjaannya masih umum," jelasnya.

Namun pihaknya juga sudah mengusulkan untuk desa Pasie Geulima salah satu desa prioritas pembangunan tanggul di tahun ini. Tapi waktu pelaksanaannya belum dapat kabar, yang jelas itu pekerjaan Dinas Pengairan provinsi tahun anggaran 2019.

"Jadi kita di Aceh Jaya tidak ada anggaran untuk penanganan DAS, yang ada hanya diprovinsi," tambah Susanto.

"Jadi nanti jika sudah ada pemenang paket pengerjaannya akan dilakukan survei lagi ke lapangan di sepanjang Krueng Teunom, dan kita sudah mengusulkan pada bulan Juli lalu melalui bupati ke provinsi untuk salah satu titik pengerjaannya di gampong Pasie Geulima," pungkasnya.

 

Komentar

Loading...