Unduh Aplikasi

Warga Lhokseumawe Serahkan Elang Betina ke BKSDA

Warga Lhokseumawe Serahkan Elang Betina ke BKSDA
BKSDA saat menjemput elang di Hagu Selatan. Sarina

LHOKSEUMAWE – Seorang ibu rumah tangga di Gampong Hagu Selatan, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe menyerahkan seekor elang betina berusia delapan bulan ke Tim Konsertvasi Wilayah I Lhokseumawe, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Senin (2/9).

Amatan AJNN, penyerahan tersebut dilakukan dengan cara dijemput langsung oleh tim BKSDA ke rumah Cut Sri Mulya, wanita yang menyelamatkan satwa dilindungi tersebut.

“Awalnya saya pergi berbelanja ke salah satu pasar tradisional di Kota Lhokseumawe bersama teman, jadi saat itu saya melihat seekor burung, dan saya yakin burung itu liar dan tidak boleh dipelihara,” kata Cut Sri Mulya kepada AJNN di rumahnya.

Kemudian, dirinya langsung pulang ke rumah, setelah tiba di rumah, keingat lagi dengan burung tersebut, kemudian sore hari Ia kembali ke pasar untuk membeli burung tersebut. Dengan tujuan setelah dibeli akan dilepasliarkan ke alamnya.

“Jadi kemudian saya beli burung itu dengan harga Rp100 ribu, saya merasa kasihan lihat burung yang seharusnya mereka terbang bebas ke alamnya, apalagi masih anaknya seperti elang ini, harusnya masih berlindung bersama induknya,” ucapnya diwarnai isak tangis karena memang dirinya seorang penyayang binatang.

Setelah dibeli, sambungnya, burung tersebut dibawa ke dokter hewan, dan disana dokter menyebutkan kalau burung itu belum bisa terbang dan harus di rawat terlebih dulu. Hingga kemudian burung tersebut Ia titip untuk di rawat di dokter hewan.

“Dua minggu lalu saya ambil burung ini, karena sudah kondisi sehat, dan saran dokter harus di rawat di dalam sangkar yang luas sehingga dirinya bisa terbang. Kemudian saya buat sangkar ini senilai Rp2 juta. Dan, selama ini saya juga mencari-cari kemana saya akan menyerahkan, dan Alhamdulillah hari ini saya bertemu dengan tim BKSDA dan saya sangat senang kalau hewan ini bisa segera dilepasliarkan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala konservasi wilayah I Kota Lhokseumawe, Kamaruzzaman melalui melalui Staf Seksi Wilayah I, Nurdin mengatakan, setelah diambil, burung tersebut rencana akan di bawa ke BKSDA di Banda Aceh untuk dirawat dan dikarantinakan, setelah dinyatakan sudah layak untuk dibebaskan akan segera dilepasliarkan.

“Ini kita bawa dulu ke Banda Aceh, kemudian akan dikarantinakan di sana, dan kondisi burung ini juga sehat tidak ada kendala apapun. Kami dari BKSDA juga mengucapkan terimakasih kepada Cut Sri Mulya yang telah menyelamatkan satwa ini, dan ini patut dicontoh,” imbuhnya.

iPustakaAceh

Komentar

Loading...