Unduh Aplikasi

Warga Blokir Jalan Masuk PLTU, Ratusan Truk Pengangkut Tanah Tak Bisa Keluar

Warga Blokir Jalan Masuk PLTU, Ratusan Truk Pengangkut Tanah Tak Bisa Keluar
Warga memblokir jalan masuk ke PLTU. Foto: AJNN/Darmansyah Muda

NAGAN RAYA - Warga Dusun Geulanggang Meurak, Desa Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya, melakukan pemblokiran pintu masuk lokasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 3-4 Nagan Raya

Tak ayal aksi yang berlangsung sekira pukul 15.30 WIB dan didominasi kaum perempuan dusun tersebut membuat ratusan mobil truk pengangkut material kebutuhan pembangunan PLTU 3-4 tersebut tidak dapat keluar.

Pemblokiran dilakukan dengan memasang kursi dan bambu serta menduduki lokasi, sehingga aktivitas terganggu.

Sejumlah warga yang ikut dalam aksi tersebut meminta kepada pihak PLTU 3-4 menghantikan sementara aktivitas pengangkutan material terutama tanah timbunan untuk kebutuhan PLTU tersebut dengan alasan debu yang bertebangan di pemukiman mereka.

Darna, salah seorang warga yang ikut aksi mengatakan pihaknya tidak bermaksud menggangu aktivitas pembangunan PLTU itu, namun mereka hanya meminta ganti rugi segera dilakukan.

"Kami tidak ada urusan dengan pembangunan di dalam silahkan. Tapi untuk angkut material berupa tanah kami minta berhenti dulu, kami tidak sanggup lagi makan abu," kata Darna kepada Camat Kuala Pesisir Helaina.

Dikatakan Darna, truk pengangkut tanah material melintas di Jalan Nasional Meulaboh-Medan itu selama ini terus menyiram debu dipemukiman mereka.

"Kalau ganti rugi belum dilakukan, tidak boleh ada aktivitas angkutan tanah. Mau satu bulan, mau dua bulan," tegasnya.

Komentar

Loading...