Unduh Aplikasi

Warga Banda Aceh Gagal Edar Narkoba Senilai Rp 45 Juta di Langsa

Warga Banda Aceh Gagal Edar Narkoba Senilai Rp 45 Juta di Langsa
Tersangka MA saat diamankan di Mapolres Langsa. Foto : For AJNN.

LANGSA - MA (45) warga Lorong E Gang Buntu No. 1 Gampong Beurawe, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, gagal mengedar narkotika jenis sabu senilai Rp 45 juta di Kota Langsa.

Pasalnya, niat MA untuk mengedar narkotika jenis sabu di Langsa duluan tercium oleh anggota Sat Resnakoba Polres Langsa.

Kapolres Langsa AKBP Agung Kanigoro Nusantoro melalui Kasat Narkoba Iptu Imam Azis Rachman, Senin (15/2/2021) mengatakan, tersangka MA ditangkap personil Unit Opsnal Sat Resnarkoba pada Kamis 11 Februari 2021 sekira pukul 22.00 WIB.

"Tersangka MA ditangkap di Gampong Sungai Lueng, Kecamatan Langsa Timur, Kota Langsa, tepatnya dipinggir jalan," kata Kasat Narkoba.

Kasat Narkoba menjelaskan, awalnya personil Unit Sat Resnarkoba mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada orang dari Banda Aceh membawa narkotika jenis sabu ke Kota Langsa.

Atas informasi tersebut, kata Kasat Narkoba, petugas melakukan penyelidikan. Hasilnya diketahui ciri-ciri tersangka.

Setelah mengantongi ciri-ciri tersangka, petugas kemudian menunggu dan tepatnya di pinggir jalan Gampong Sungai Lueng tersangka MA diamankan.

"Tersangka MA sempat mencoba melarikan diri saat hendak ditangkap petugas. Namun karena kesigapan petugas, tersangka berhasil diamankan," kata Kasat Narkoba.

Saat digeledah isi tas tersangka, kata Kasat Narkoba, petugas menemukan barang bukti satu paket besar narkotika jenis sabu.

"Tersangka mengakui sabu tersebut miliknya yang dibeli dari temannya berinisial B (DPO) di Banda Aceh seharga Rp. 45 juta. Barang haram tersebut rencananya mau diedarkan di Langsa," ungkap Kasat Narkoba.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka berikut barang bukti saat ini telah diamankan di Mapolres Langsa guna proses hukum lebih lanjut.

Komentar

Loading...