Unduh Aplikasi

Warga Aceh Utara Tanam Pohon Pisang di Jalan Berlumpur

Warga Aceh Utara Tanam Pohon Pisang di Jalan Berlumpur
Salah seorang warga Gampong Ulee Matang, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara menanam pohon di badan jalan sebagai bentuk protes.

ACEH UTARA- Warga Gampong Ulee Matang, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara menggelar protes karena jalan desanya rusak parah dan berlumpur. Aksi menanam pohon pisang dan kelapa pun dilakukan di badan jalan berlumpur yang kini kondisinya diperparah musim hujan.

Dalam tayangan video yang beredar di medsos tampak sejumlah pria di desa tersebut mengambil pohon pisang dan pohon kelapa untuk dipindahkan ke tengah badan jalan. Kondisi jalan becek dan berlumpur membuat akses jalan tersebut tidak bisa lagi dilintasi kendaraan.

"Benar, ini bentuk kekecewaan dari warga karena jalan lintas desa ini tidak kunjung diperbaiki," kata Dedi Iskandar, salah seorang tokoh pemuda di gampong tersebut," Kamis (5/12), kepada AJNN.

Dedi menjelaskan, jalan becek dan berlumpur itu saat ini sudah tidak bisa dilalui, baik itu roda dua maupun roda empat. Menurutnya jalan tersebut sudah selayaknya di aspal, namun tidak dilakukan. Malah warga kerap melakukan penimbunan secara swadaya.

"Rata-rata kendaraan terjebak tidak bisa melaju dalam lumpur jalan itu. Jalan yang mencapai ratusan meter sungguh merepotkan kami dalam beraktivitas," ujar Dedi.

Dia mengatakan, protes dan aksi tanam pohon di badan jalan yang dilakukan sejak kemarin.

"Mana? Pak dewan terpilih dan pemerintah. Turun kemari lihat kondisi kami," pintanya.

Menurut warga memang tidak ada cara lain, selain dilakukan pengerukan dengan menggunakan alat berat untuk dilakukan pengerasan dan pemadatan dengan material batu kerikil.

"Pengguna kendaraan roda dua malah sudah beberapa orang sempat tergelincir karena licin di jalan itu," terang Dedi.

Sementara itu, Kapolsek Seunuddon Iptu M. Jamil membenarkan adanya protes warga dan aksi tanam pohon dijalan Gampong Ulee Matang. Hal tersebut karena kondisi jalan tidak bisa dilalui lagi kendaraan karena becek dan berlumpur.

"Ada beberapa pohon yang sempat di tanam warga, seperti pohon pisang dan kelapa di atas jalan. Ini mungkin bentuk atas kekesalan mereka karena tidak adanya perhatian," pungkas M. Jamil.

Komentar

Loading...