Unduh Aplikasi

Warga Aceh Tengah Serahkan Elang Hitam dan Kukang ke BKSDA

Warga Aceh Tengah Serahkan Elang Hitam dan Kukang ke BKSDA
Elang Hitam. Foto: Dok BKSDA

LHOKSEUMAWE – BKSDA Aceh, Konservasi Wilayah 6 Takengon beserta Mitra Yayasan Scorpion dan Indonesia Species Conservation Program (ISCP) telah melakukan evakuasi Seekor Elang Hitam (Ictinaetus malaiensis) dan Kukang (Nycticebus coucang) di Gampong Karang Ampar Kecamatan Ketol Kabupaten Aceh Tengah Provinsi Aceh.

Ke dua hewan tersebut saat ini sudah diamankan sementara waktu di Kantor Konservasi Wilayah I Lhokseumawe BKSDA Aceh, untuk proses pengobatan dan pemulihan.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah I Lhokseumawe BKSDA Aceh Kamarudzaman, mengatakan, elang hitam tersebut ditemukan warga gampong tersebut dikawasan kebunnya dalam konidisi luka bekas tembakan senapan angin.

“Kalau Kukang yang berjenis kelamin jantan masih dalam kondisi sehat. Kedua hewan ini merupakan jenis satwa liar yang dilindungi,” katanya, Senin (6/1).

Dikatakan Kamaruzzaman, hewan itu dilindungi berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor : P.106/Menlhk/Setjen/Kum.1/12/2018 Tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor: P.20/Menlhk/Setjen/Kum.1/6/2018 Tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa Liar Yang Dilindungi.

“Kami sampaikan apresiasi kepada tim yang bertugas, dan upaya masyarakat yang ikut membantu dalam upaya pelestarian keanekaragaman hayati, melalui penyerahan secara sukarela terhadap jenis satwa liar yang dilindungi ini,” ujarnya.

Selain memberikan apresiasi, Kamaruzzaman juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak memelihara jenis tumbuhan dan satwa liar yang dilindungi, berdasar peraturan yang berlaku dan apabila menjumpai adanya satwa liar dilindungi yang dipelihara ataupun terluka dapat segera menghubungi Balai KSDA Aceh.

Komentar

Loading...