Unduh Aplikasi

Wali Kota: Keuchik Harus Mampu Merangkul Masyarakat

Wali Kota: Keuchik Harus Mampu Merangkul Masyarakat
Unnamed (1)
 

Banda Aceh-Camat Banda Raya Drs Saiful Azhar secara resmi melantik M Arifin sebagai Keuchik Gampong Peunyerat, Kecamatan Banda Raya, Banda Aceh, Sabtu (21/3/2015).

M Arifin dilantik sebagai Keuchik Peunyerat periode 2015-2021 berdasarkan SK Wali Kota Banda Aceh nomor 47 tahun 2015 menggantikan keuchik sebelumnya, Bukhari M Ali SAg.

Acara yang digelar di Masjid Nurul Huda desa setempat tersebut, dihadiri langsung oleh Wali Kota Banda Aceh Hj Illiza Sa'aduddin Djamal SE beserta sejumlah Asisten, Staf Ahli, Kabag dan Kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh.

Hadir pula sejumlah anggota DPRK Banda Aceh di antaranya Ketua Fraksi Persatuan Pembangunan Amanat Indonesia (FPPAI) Ilmiza Sa'aduddin Djamal, Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) Irwansyah, Wakil Ketua komisi C Daniel Abdul Wahab dan Ketua Badan Kehormatan Dewan (BKD) Mahyuddin, unsur Muspika Banda Raya, tokoh masyarakat, sejumlah tamu undangan lainnya dan ratusan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya usai pelantikan, Wali Kota Illiza menyampaikan untuk menjadi pemimpin yang adil itu memang sulit. "Namun janji Allah kepada pemimpin yang mampu berlaku adil kepada rakyatnya, maka mereka akan berada di samping mimbar cahaya Allah pada hari akhirat kelak," katanya.

Kepada Keuchik Arifin yang meraup suara terbanyak pada pemilihan keuchik beberapa waktu lalu, wali kota berpesan agar merangkul semua unsur masyarakat dalam pembangunan gampong. "Pak Arifin bukan hanya keuchik bagi warga yang memilih anda, tapi pemimpin bagi seluruh warga dan harus merangkul tiga calon keuchik lainnya beserta pemilihnya pada pemilihan lalu."

Illiza menambahkan, masyarakat juga harus memberi dukungan kepada keuchik untuk membangun gampong, terutama dalam hal memakmurkan rumah Allah. "Jika rumah Allah sudah makmur, maka masyarakatnya juga akan sejahtera, insyaallah," kata wali kota.

Hal lainnya, wali kota kembali mengingatkan tugas keuchik kedepan semakin berat, apalagi dengan dengan kucuran dana desa yang semakin besar. "Tahun ini yang mampu direalisasikan oleh pemerintah pusat Rp 250 jt per gampong, lalu ada dana ADG Rp 80 juta dan ada pula dana BKPG. Keuchik harus mampu mengunakannya untuk hal-hal prioritas," pintanya.

Tak ketinggalan, Illiza juga mengapresiasi Bukhari M Ali selaku keuchik lama yang ia nilai telah mampu membangun Gampong Peunyerat selama ini. "Gampong Peunyerat termasuk salah satu gampong yang susasana keagamaannya masih hidup hingga hari ini," puji Illiza.

(JUN)

 

Komentar

Loading...