Unduh Aplikasi

Wali Kota Banda Aceh Dinilai Tidak Tegas dalam Penegakan Syariat Islam

Wali Kota Banda Aceh Dinilai Tidak Tegas dalam Penegakan Syariat Islam
Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman. Foto: Ist

BANDA ACEH - Sejumlah Ormas Islam kecewa kepada Wali Kota Kota Banda Aceh Aminullah Usman yang tidak tegas dalam penegakan syariat Islam. Hal itu terlihat dari pelaksanaan konser Band Armada yang digelar oleh salah satu produsen rokok di Stadion Harapan Bangsa, Jumat (19/1) malam.

"Kami kecewa sama wali kota, tadi malam jelas wali kota tidak tegas dalam meneggakkan syariat Islam," kata Koordinator Ormas Islam yang mengepung konser Armada M. Rizki Nyakwang kepada AJNN, Sabtu (20/1).

Baca: Ormas Islam Kepung Konser Musik Band Armada di Lhong Raya

Menurutnya, Wali Kota Banda Aceh seharusnya tidak plin plan dalam meneggakan syariat Islam. Tidak ada yang perlu ditakuti, karena yang perlu ditakuti adalah kepada Allah Swt.

"Harus tegas dalam meneggakan syariat Islam, jangan plin plan. Karena sebelum konser berlangsung, kawan-kawan ormas Islam sudah ada yang datang ke pendopo untuk menjumpai wali kota. Namun tidak ada respon apapun dari wali kota. Tujuan kawan-kawan adalah untuk meminta wali kota datang ke lokasi konser dan membatalkan konser musik itu," jelasnya.

Anehnya, kata M. Rizki Nyakwang, sebelumnya wali kota mengatakan tidak setuju dengan konser tersebut. Tapi ketika diminta untuk datang ke lokasi dan menyatakan membatalkan konser tersebut sudah tidak berani.

"Sebelumnya bilang tidak setuju dengan konser, tapi ketika diminta datang ke lokasi dan menyatakan sikap tidak setuju, sudah tidak ada respon lagi," ungkapnya.

Baca: Walau Dikepung Ormas Islam, Konser Armada Tetap Berjalan di Banda Aceh

Walaupun di pendopo sedang dilaksanakan zikir, kata Rizki, setidaknya wali kota bisa hadir ke lokasi konser untuk menenagkan masa dari ormas Islam yang sudah hadir sejak sore hari.

"Di pendopo zikir, di Lhong Raya loncat-loncat sana. Bukan kami tidak mementingkan zikir, tapi kejadian di stadion lebih panas, jangan sampai terjadi korban, seharusnya itu yang harus dipikirkan wali kota," tegasnya.

Kedepan, Rizki meminta wali kota untuk mengeluarkan Peraturan Wali Kota (Perwal) untuk menegakkan syariat Islam, itu juga seperti janji-janji ketika kampanye, misalnya ekonomi syariah, budaya islami, dan pergerakan kegiatan islam,

"Intinya tadi malam wali kota tidak tegas dalam menegakkan syariat Islam," ujarnya.

Komentar

Loading...