Unduh Aplikasi

Wakil Ketua DPRK Aceh Barat: Pernyataan Bupati Menyesatkan

Wakil Ketua DPRK Aceh Barat: Pernyataan Bupati Menyesatkan
Wakil Ketua DPRK Aceh Barat, Ramli SE. Foto: AJNN/Fauzul Husni

ACEH BARAT - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat, Ramli SE, menilai pernyataan Bupati Aceh Barat, Ramli MS, yang menyebutkan pelantikan kembali para keuchik berdasarkan usulan tuha peut sesat dan menyesatkan

Untuk itu, ia meminta kepada bupati untuk membaca kembali putusan Mahkamah Agung (MA) terkait perintah melantik kembali para keuchik yang dipecatnya tersebut.

Menurutnya, putusan Mahkamah Agung yang memperkuat tingkat kasasi dari putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Banda Aceh dan Pengadilan Tinggi TUN Medan jelas memerintahkan kembali bupati melantik para keuchik tersebut.

"Suruh baca sama saudara bupati surat dari Mahkamah Agung bahwa yang melantik kembali para keuchik yang dipecat adalah bupati, bukan tuha peut," kata Ramli, Sabtu (28/5).

Baca: Bupati Aceh Barat Siap Lantik Keuchik yang Dipecat, Asal Ada Usulan Tuha Peut

Selain itu, Ramli juga meminta Bupati Aceh Barat ikut membaca surat yang dilayangkan Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, yang memerintahkan bupati melantik kembali yang dipecatnya itu.

"Suruh dia (bupati) baca juga surat Plt Gubernur. Iya jelas itu pernyataan menyesatkan," tegas politis PAN.

Sebelumnya, Bupati Aceh Barat Ramli MS, mengaku akan melantik kembali para keuchik yang sempat diberhentikan sebelumnya, asalkan diusul kembali oleh tuha peut masing-masing desa.

Ia mengungkapkan alasan memecat sejumlah keuchik bukan karena keinginanya, namun permintaan masyarakat desa beserta tuha peut, pasalnya selama menjabat, para keuchik tersebut telah melakukan penyimpangan terhadap dana desa.

"Itu menyangkut permintaan provinsi kepada saya untuk melantik kembali para keuchik yang di non aktifkan, itu pemecatan itukan diminta oleh rakyat, oleh tuha peut semua oleh organisasi, kemudian ketika ada surat itu kemarin dari MA (Mahkamah Agung), kami sudah surati camat untuk duduk bersama dengan tuha peut untuk mengusul kembali," kata Ramli MS.

Komentar

Loading...