Unduh Aplikasi

Wafat sebelum Wukuf, Jamaah Haji akan Di-badalhaji-kan

Wafat sebelum Wukuf, Jamaah Haji akan Di-badalhaji-kan
Sertifikat badal haji. Foto: Mediaindonesia
BANDA ACEH - Seluruh jamaah haji yang meninggal sebelum wukuf di Arafah akan di-badalhaji-kan. Badal haji adalah menggantikan haji seseorang yang seharusnya menunaikan ibadah haji disebabkan oleh faktor halangan, usia lanjut atau meninggal dunia. Hingga saat ini, tercatat dua jamaah dari kelompok terbang dua asal embarkasi Banda Aceh meninggal dunia.

Kepala Seksi Bimbingan Ibadah Daker Makkah Tawwabuddin, mengatakan bahwa berdasarkan Keputusan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, semua jamaah haji yang meninggal sebelum wukuf akan di-badalhaji-kan.

Adapun persyaratan jamaah yang akan digantikan adalah mereka yang meninggal setelah masuk di asrama haji embarkasi, meninggal dalam perjalanan di pesawat, meninggal di Arab Saudi sebelum pelaksanaan wukuf. “Pemerintah akan mempersiapkannya,” kata Tawwabuddin, seperti dikutip dari situs Portal Kementerian Agama, Selasa (16/8).

Berdasarkan data yang dirilis Sistem Informasi Komputerisasi Haji Terpadu Kesehatan (Siskohatkes), dua jamaah haji asal Aceh, Siti Nurhayati binti Muhammad Saib (68) dari kloter 2 Embarkasi Aceh (BTJ 02), meninggal dunia di Madinah. Jamaah lain adalah Khadijah Nur Binti Imam Nurdin (66) dari kloter 4 Embarkasi Aceh (BTJ 04), Martina binti Sabri (47) dari kloter 6 Embarkasi Batam (BTH 06), dan Senen bin Dono Medjo (79) dari kloter 7 Embarkasi Surabaya (SUB 07).

Tawwabuddin mengimbau keluarga jamaah haji Indonesia yang wafat dan sesuai persyaratan di atas tidak ragu dan khawatir karena karena haji para jamaah tersebut akan dibadalhajikan oleh Pemerintah. Tawwab menjelaskan, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi pada saatnya akan melakukan rekrutmen petugas badal haji sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan.

Rekruitmen dilakukan untuk memastikan bahwa orang-orang yang akan melakukan memenuhi persyaratan sebagai orang yang mem-badalhaji-kan, antara lain pernah berhaji dan mengetahui syarat dan rukun haji.

Koordinator Konsultan Bimbingan Ibadah Haji Daker Makkah Aswadi menambahkan, sebagai bukti pelaksanaan badal haji, akan diterbitkan sertifikat yang mencantumkan nama jamaah yang di-badalhaji-kan dan orang yang menggantikan. Sertifikat tersebut nantinya akan diberikan kepada pimpinan kloter masing-masing.

Komentar

Loading...