Unduh Aplikasi

Waduk Lhokseumawe Tercemar Merkuri

Waduk Lhokseumawe Tercemar Merkuri
Waduk Pusong, Kota Lhokseumawe. Foto: AJNN/Sarina 

LHOKSEUMAWE - Air di Waduk Pusong Lhokseumawe tercemar limbah Merkuri. Hal itu diketahui setelah dilakukan uji sampel di Laboratorium, di Kabupaten Pidie sebulan yang lalu.

Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya mengatakan, pihaknya melarang kepada masyarakat untuk membudidayakan ikan atau membangun keramba lainnya di dalam areal waduk tersebut.

“Karena air waduk itu mengandung limbah yang tidak bagus, sehingga jika ikan masih dipelihara tidak baik dikonsumsi oleh manusia,” katanya kepada sejumlah awak media, Rabu (11/11).

Sambung Suaidi, terkait kandungan tersebut pihaknya sudah lama mengetahui, akan tetapi kembali dilakukan uji labolatorium untuk meyakinkan bahwa kandungan tersebut memang benar-benar ada.

“Kita bukan menantang kemauan masyarakat untuk membangun keramba waduk itu, akan tetapi kita menyampaikan bahwa kandungan air tersebut bisa menyebabkan penyakit,” ujar Suaidi.

Menurut Suaidi, kurang lebih seratusan keramba telah dibangun oleh masyarakat di dalam areal waduk tersebut. Meskipun, Pemko Lhokseumawe sudah pernah melarangnya, agar pembangunan tersebut tidak dilakukan.

“Insyaallah, waduknya dalam tahun ini, atau mungkin bulan ini akan segera kita bersihkan,” tutur Suaidi.

Kabid Analisis Dampak Lingkungan dan Wasdal BLHK Lhokseumawe, Lindayani mengatakan, kandungan merkuri yang terkandung dalam air waduk tersebut masih di bawah nilai ambang batas kadar, namun jika terus dibiarkan maka akan bertambah banyak.

“Jika ikan dipelihara atau dibudidayakan dalam air itu, maka akan terakomulasi ke dalam dagingnya, kemudian jika dikonsumsi oleh manusia, maka akan berpindah ke tubuh dan menimbulkan penyakit, salah satunya menyebabkan penyakit kanker,” ungkap Linda.

Komentar

Loading...