Vonis Mati dalam Penjara

Vonis Mati dalam Penjara
Ilustrasi: Istock.

MESKI kematian seorang narapidana di Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas II B Banda Aceh diduga akibat bunuh diri, kepolisian harus mengungkap penyebab kematian tersebut. Apalagi media ini mendapatkan informasi bahwa narapidana tersebut kerap mendapatkan siksaa dari petugas penjara. 

Bukti memar dan lebam di sejumlah bagian tubuh si narapidana juga bisa menjadi remah-remah yang menuntun penyidik kepolisian untuk mengungkapkan penyebab kematian si narapidana. 

Kematian narapidana ini merupakan puncak gunung es kasus-kasus kekerasan di dalam penjara. Baik yang dilakukan oleh petugas penjara atau sesama narapidana. Saat seseorang dimasukkan ke dalam penjara, mereka hampir tak punya perlindungan yang layak mereka dapatkan dari negara. 

Petugas di penjara juga harus memahami bahwa pidana adalah pengenaan penderitaan atau nestapa atau akibat-akibat lain yang tidak menyenangkan dan diberikan dengan sengaja oleh lembaga peradilan. 

Namun di dalam penjara, mereka juga berhak atas perlindungan. Dan itu diatur dalam pasal 14 ayat (1) Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995. Mereka berhak atas akses ibadah sesuai kepercayaan mereka, perawatan medis, dan pendidikan. 

Mereka juga berhak untuk mendapatkan makanan layak, tempat beristirahat, upah atas pekerjaan yang mereka lakukan di dalam penjara, mendapatkan kunjungan dari keluarga, penasehat hukum serta cuti atau remisi. 

Petugas penjara harus memahami bahwa meski para narapidana melanggar dan divonis atau kesalahan mereka, hak asasi mereka harus dilindungi. Hak-hak mereka dan nyawa mereka tak bisa dilenyapkan oleh petugas.

Kepala Kementerian Hukum dan HAM Aceh juga harus mendorong agar kasus kematian ini dapat diungakp secara transparan. Tidak ada satupun pelaku dilindungi. Jika terus dibiarkan, maka akan semakin banyak narapidana yang mati sia-sia di tangan petugas di saat mereka berupaya menebus kesalahan.

Komentar Pembaca

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...

Berita Terkini