Unduh Aplikasi

KASUS PENIPUAN CALO PNS

Vonis Maimun Dikurangi Satu Tahun, Kejari Pijay Ajukan Kasasi

Vonis Maimun Dikurangi Satu Tahun, Kejari Pijay Ajukan Kasasi
Petugas Kejari Pidie Jaya saat mengiring Maimun Rajapante ke Rutan Sigli. Foto: AJNN.Net/Muksalmina

PIDIE JAYA - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie Jaya mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) terkait putusan banding Pengadilan Tinggi (PT) Banda Aceh yang memutuskan satu tahun penjara terhadap Maimun Bin Musa.

Putusan PT Banda Aceh itu lebih rendah satu tahun dari putusan Pengadilan Negeri (PN) Pidie Jaya, dan dua tahun lebih rendah dari tuntutan jaksa.

"Putusan banding ini sangat jauh dari tuntutan JPU, sehingga kami menyatakan kasasi," kata Kajari Pidie Jaya, melalui Kasi Pidum, Aulia kepada AJNN, Kamis (7/11).

Dikatakan, meski putusan banding itu dibacakan pada 29 Oktober 2019, tetapi pihaknya baru menerima salinan putusan tersebut, Senin, 4 November 2019.

Menurutnya, putusan banding itu tidak adil menimbangkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut terdakwa tiga tahun penjara.

Baca: Banding Diterima, Maimun Divonis Satu Tahun

"Menurut saya putusan banding ini rasa keadilannya kurang, mengingat tuntutan kami tiga tahun penjara, tapi yang diputuskan hanya satu tahun. Sehingga kami mengajukan kasasi, saat ini kami sedang mempersiapkan memori kasasi," sebutnya.

Meski putusan banding telah diterima. Namun, lanjut Aulia, terdakwa Maimun belum dilakukan dieksekusi, sebab hingga saat ini terdakwa masih berstatus tahanan kota.

Setelah upaya hukum terakhir di MA itu diputuskan, pihak Kejaksaan Pidie Jaya akan langsung mengeksekusi mantan Dosen Unigha Sigli itu.

"Statusnya saat ini tetap tahanan kota. Setelah kasasi, nanti MA yang menetapkan status tahanan terdakwa selama kasasi, apakah ditahan atau tetap tahanan kota. Dan setelah ada putusan inkrah dari MA, kemudian baru dapat kita eksekusi terdakwa," jelas Aulia.

Komentar

Loading...