Unduh Aplikasi

Viral di Medsos, Tukang Becak di Lhokseumawe Diundang ke Acara Hitam Putih

Viral di Medsos, Tukang Becak di Lhokseumawe Diundang ke Acara Hitam Putih
Wak Rul saat tiba di Jakarta, Selasa (22/1). Foto: Taufiqurrahman

LHOKSEUMAWE - Sungguh bahagia hati Nasrul A Wahab atau kerap disapa Wak Rul, yang berprofesi sebagai tukang becak, asal Gampong Uteun Bayi, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe. Pasalnya Wak Rul diundang oleh produser program reality show Hitam Putih yang tayang di Trans7.

Wak Rul diundang karena videonya bernyanyi menggunakan dua suara, yakni suara laki-laki dan perempuan sempat viral di sosial media (Instagram). Video itu diunggah oleh rekannya saat bernyanyi di Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) di Banda Aceh pada Agustus 2018 lalu.

“Jadi awal mula video itu saya bernyanyi di acara PKA Banda Aceh. Saat itu saya juga sebagai panitia kecil di Stand Lhokseumawe, karena saat itu stand kami sangat sepi, jadi teman-teman menyuruh saya untuk bernyanyi. Awalnya saya tidak mau, namun karena teman-teman yang antusias menginginkan saya bernyanyi, ya saya penuhi permintaan mereka,” kata Wak Rul kepada AJNN, Selasa (22/1).

Sambung ayah dari dua anak itu, saat itu dirinya bernyanyi enam buah lagu, dan lagu yang viral itu merupakan lagu yang kesekiannya. Awalnya, dirinya meminta untuk menyanyikan lagu duet, namun teman-temannya bertanya suara wanita siapa yang akan mengisinya, Wak Rul menjawab nanti akan ada sendiri.

“Ya saya jawab suara wanita nanti akan ada sendiri, saya bisa meniru seperti suara wanita karena waktu masih sekolah kelas tiga SMP dulu sering menghafal lagu karena disuruh oleh guru. Karena saya ngafalnya malam hari, kalau saya pakai suara laki-laki akan terkejut orang tidur, makanya saya pakai suara perut dan sedikit meniru suara perempuan, makanya bisa seperti ini,” ungkapnya.

Wak Rol menambahkna, video itu diunggah rekannya usai menyanyi di panggung PKA, dan tanpa disangka ternyata menjadi viral dan disukai oleh masyarakat. Sehingga dirinya mendapat undangan untuk menghadiri acara Hitam Putih di Trans 7.

“Seminggu yang lalu saya menerima pesan WhatsApp, awalnya saya tidak percaya karena saya pikir penipuan, karena selama ini banyak penipuan, kemudian saya bertanya kepada sejumlah rekan media. Ternyata ada yang mengarahkan saya ke salah seorang reporter Trans TV yang bertugas di Aceh bernama Taufiqurrahman, dan setelah ditanyai oleh Taufiq ternyata pesan dan undangan tersebut benar bukan penipuan," ungkapnya.

Ia mengaku senang dan sangat terharu, tidak menyangka bisa diundang ke Trans 7, karena ini merupakan salah satu impiannya. Ia ke Jakarta memenui undangan ke acara Hitam Putih, ditemani oleh Reporter Trans TV, Taufiq.

"Saya akan tampil di trans 7 dalam program acara Hitam Putih, sekitar pukul 19.00 WIB, hingga pukul 20.00 WIB," katanya.

Komentar

Loading...