Unduh Aplikasi

Usai Diresmikan, Pasar Induk Lhokseumawe tak Berfungsi

Usai Diresmikan, Pasar Induk Lhokseumawe tak Berfungsi
Kondisi pasar induk saat ini usai peresmian. Foto: AJNN/Sarina

LHOKSEUMAWE - Usai diresmikan pada November 2019 lalu, pasar induk di Jalan Lingkar, Gampong Ujong Blang, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe belum kunjung difungsikan.

Bangunan tersebut, pembangunannya dimulai tahun 2015 hingga berakhir pada 2018 lalu. Total anggaran yang sudah dialokasikan yakni Rp 15.9 miliar. Rinciannya, di tahap pertama sebesar Rp 2,75 miliar di tahun 2015.

Di tahun 2016, pembangunan pasar tersebut dilanjutkan tahap II dengan nilai pagu dan HPS paketnya sebesar Rp 4,85 miliar lebih. Berlanjut ke tahun 2017 tahap III, dengan nilai pagu Rp 2,5 miliar serta HPS Rp2,49 miliar lebih.

Dan tahun 2018, nilai pagu serta HPS paket sebesar Rp 5,80 miliar lebih bersumber dari APBN. Ditambah lagi dengan paket Biaya Jasa Konstruksi Fisik Pembangunan/Revitalisasi Pasar Rakyat Ujong Blang, dengan nilai pagu dan HPS paket sebesar Rp 5,68 miliar lebih, juga dari APBN.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi, Ramli mengatakan, pihaknya sudah membangun komunikasi, serta berdiskusi terkait beroperasinya pasar itu dan hasilnya akan segera difungsikan.

“Kami juga sudah menerima presentasi dari pihak Perusahaan Daerah Pembangunan Lhokseumawe. Hanya tinggal melengkapi bahannya saja. Sementara harapan Wali Kota sendiri juga ingin pasar itu sesegera mungkin difungsikan,” ujarnya.

Dikatakan Ramli, jika pasar induk tersebut tidak kunjung difungsikan setelah diresmikan, maka akan menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat. Sudah diresmikan, tetapi di lokasi pasar masih sunyi.

“Sekarang masih dalam proses, kita tunggu dulu. Semoga secepat mungkin bisa difungsikan,” tuturnya.

 

Komentar

Loading...