Unduh Aplikasi

Usai Deklarasi Partai Aceh, Puluhan Spanduk Peringati MoU Helsinki Raib

Usai Deklarasi Partai Aceh, Puluhan Spanduk Peringati MoU Helsinki Raib
Spanduk-spanduk peringati MoU Helsinki yang terpasang di pagar Taman Ratu Safiatuddin hilang. Foto: Nazar Ahadi
BANDA ACEH - Acara deklarasi akbar calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, Mualem-TA Khalid, serta calon bupati dan wali kota Se-Aceh yang diusung dan didukung Partai Aceh di Taman Ratu Safiatuddin, meninggalkan kesan yang tidak menyenangkan. Pasalnya puluhan spanduk memperingati hari MoU Helsinki yang terpasang di pagar dari mulai kantor Gubernur Aceh hingga di Taman Ratu Safiatuddin raib.

Kepala Biro Humas Sekretariat Pemerintah Aceh Frans Dellian, mengungkapkan spanduk tersebut sudah jauh-jauh hari dipasang. Namun usai acara Partai Aceh yang berlangsung, Sabtu (13/8), puluhan spanduk yang sudah terpasang hilang. Bahkan jumlah spanduk yang hilang mencapai 47 lembar.

"Spanduk yang terpasang mencapai 50 lembar, 47 spanduk hilang. Spanduk itu diikat di pagar, mulai dari Kantor Gubernur Aceh hingga ke Taman Ratu Safiatuddin," kata Frans Dellian kepada AJNN, Minggu (14/8).

Dirinya menyesalkan adanya pencopotan spanduk yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab itu. Padahal spanduk itu dipasang bertujuan agar publik mengetahui tentang agenda hari perdamaian tersebut.

"Ini kan memperingati hari perdamaian, kami harapkan dengan adanya publikasi seperti ini, informasi tentang pelaksaan rangkaian peringatan hari perdamaian itu bisa diketahui oleh publik. Juga menyadarkan masyarakat dan semua bahwa kita sudah berhasil mengawal perdamaian setiap tahunnya. Dan harus kita jaga terus perdamaian ini sampai dengan masa yang akan datang, sehingga pembangunan untuk menuju kesejahteraan masyarakat bisa tercapai," ungkapnya.

Menurutnya biaya pembuatan spanduk tersebut juga sangat mahal hingga mencapai Rp 250 ribu per lembarnya. Padahal pada pagi hari sebelum acara Partai Aceh berlangsung, seluruh spanduk masih terpasang dengan rapi.

"Kami menyesalkan adanya kejadian seperti ini. Seharusnya kejadian seperti ini tidak terjadi, sehingga kami terpaksa untuk mencari solusi untuk memasang kembali spanduk yang sudah hilang itu," ujarnya.

Untuk diketahui, acara puncak memperingati hari perdamaian MoU Helsinki akan berlangsung di Taman Ratu Safiatuddin, Senin (15/8).

Komentar

Loading...