Unduh Aplikasi

Urusan KEK Arun Lhokseumawe, Soedarmo Harus Tunggu Gubernur Aceh Terpilih

Urusan KEK Arun Lhokseumawe, Soedarmo Harus Tunggu Gubernur Aceh Terpilih
Terminal Arun. Foto: liputan6.com

BANDA ACEH - Pengamat ekonomi dari Universitas Syiah Kuala, Rustam Effendi, meminta Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh Soedarmo untuk tidak tergesa-gesa mengambil langkah pengelolaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe.

Rustam juga meminta Soedarmo untuk tidak mengganggu kebijakan yang ada atau setidaknya membiarkan keputusan sepenting ini diputuskan oleh Gubernur Aceh terpilih hasil Pemilihan Kepala Daerah 2017.

"Apalagi ini bersifat strategis, supaya tidak menimbulkan kekisruhan ke depan," kata Rustam Effendi kepada AJNN, Selasa (27/12).

Rustam juga menyarankan Soedarmo untuk berkonsultasi dengan banyak pihak, termasuk Dewan Perwakilan Rakyat Aceh dan juga pemangku kepentingan di Aceh. Hal ini penting untuk mengetahui langkah yang tepat sebelum memutuskan tentang pengelolaan KEK Arun Lhokseumawe.

Pengelolaan KEK bersifat jangka panjang yang membutuhkan perencanaan yang matang. Dengan demikian, konsep pengelolaan KEK berdampak lebih baik di masa mendatang.

"Tidak bisa mengambil langkah cepat untuk masalah jangka panjang, diperhitungkan dengan matang apa konsekuensinya," ujar Rustam.

Rustam khawatir jika kebijakan pengelolaan yang diberikan kepada PT Pertamina, PT PIM, PT Pelindo I tersebut akan berdampak buruk bagi Aceh.

Namun, dari sisi lain, Rustam menilai langkah Soedarmo ini dilakukan untuk meringankan beban anggaran yang akan dikeluarkan Pemerintah Aceh jika ini dikelola sendiri. Dengan melibatkan Badan Usaha Milik Negara, pengelolaannya menjadi lebih mudah.

Komentar

Loading...