Unduh Aplikasi

Upaya Ibu Selamatkan Tiga Anak dari Kobaran Api Yang Membakar Rumahnya

Upaya Ibu Selamatkan Tiga Anak dari Kobaran Api Yang Membakar Rumahnya
Puing-puing sisa kebakaran di Gampong Paloh Punti. Foto: Sarina

LHOKSEUMAWE – Subuh tadi, sekitar pukul 05.00 WIB, Juliana sedang tertidur pulas bersama ketiga anak di rumahnya Gampong Paloh Punti, Kecamatan Muara Satu Kota Lhokseumawe. Tiba-tiba suhu panas terasa di ruangan rumah berukuran 8x4 meter tersebut.

“Saat itu saya sedang tertidur dengan ketiga anak saya, tiba-tiba disamping terasa panas, lalu terbangun ternyata api sudah menjalar ke atap rumah,” kata Juliana kepada AJNN dilokasi kejadian sembari mengusap tetesan air mata dan anak perempuan di gendongannya.

Lanjut Juliana, setelah melihat api menjalar, dirinya berteriak membangunkan kedua anaknya yang sudah duduk di bangku Sekolah Dasar tersebut untuk lari keluar rumah. Sementara anaknya yang masih balita sedang tertidur lelap ditarik tangannya dipeluk dalam gendongan lalu Ia berusaha keluar dari kobaran api itu.

“Setelah kedua anak saya yang sudah Sekolah tadi keluar, lalu saya tarik anak bungsu saya yang masih balita. Saya tarik ditangannya dan memeluk serta menggendong bawa dia keluar rumah itu,” ungkapnya.

Tambah Juliana, setelah berhasil menyelamatkan diri dan ketiga anaknya keluar dari kobaran api, dirinya berteriak meminta tolong pada warga. Nahassnya, saat warga tiba rumah tersebut sudah hangus dan tanpa sedikit pun meninggalkan sisa-sisa.

“Jadi setelah saya berteriak minta tolong setelah itu saya tidak ingat apa-apa lagi, karena saya jatuh pingsan tak sadarkan diri, sekarang saya sudah tidak memiliki apa-apalagi, seragam sekolah anak, baju dan lainnya sudah hangus menjadi abu,” ujarnya.

Sementara Samsul Bahri, suami dari Juliana mengatakan, saat kejadian dirinya sedang beradi di kawasan Takengon karena bekerja sebagai tukang kebun dis ana, mengetahui hal itu dirinya langsung pulang tadi pagi.

“Tadi pagi saya langsung pulang setelah mendengar rumah terbakar,” ungkapnya.

Ketua Tanggap Darurat Bencana (Tagana) Samsul Bahri mengatakan, pihaknya sudah membangun tenda darurat untuk tempat tinggal keluarga tersebut sebanyak lima jiwa, selain itu pihaknya juga sudah menyerahkan bantuan massa panic bersama Dinas Sosial Kota Lhokseumawe.

“Alhamdulillah, bantuan massa pani ksudah kita salurkan, dan tenda darurat sudah kita pasang,” Imbuhnya.

iPustakaAceh

Komentar

Loading...