Unduh Aplikasi

Unsyiah Tuan Rumah Agri-Relationship of ASEAN Network

Unsyiah Tuan Rumah Agri-Relationship of ASEAN Network
Foto: Ist

BANDA ACEH - Universitas Syiah Kuala menjadi tuan rumah pada penyelenggaran Agri-Relationship of Asean Universities Network (AUN) 2019 mulai tanggal 15 – 28 Agustus 2019. Kegiatan yang menghadirkan 75 mahasiswa pertanian ASEAN ini, dibuka oleh Wakil Rektor I Unsyiah Prof. Dr. Marwan di Aula Multi Purpose Room, Fakultas Pertanian Unsyiah. (Darussalam, 15/8).

Prof. Marwan dalam sambutannya mengatakan, Unsyiah menyambut baik terlaksananya kegiatan ini, karena merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kerja sama antar Universitas di ASEAN. Marwan berharap, pertemuan ini nantinya bisa lahir kegiatan positif sesama mahasiswa ASEAN.

“Semua peserta dapat bertukar informasi untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka melalui berbagai kegiatan di laboratorium, praktik lapangan dan kunjungan lapangan yang telah disiapkan dalam program ini,” ungkapnya.

Untuk itulah, Unsyiah mendukung penuh kegiatan ini. Selain dapat menambah pengetahuan mahasiswa di bidang pertanian, kegiatan ini juga mendorong mahasiswa ASEAN untuk lebih mengenal mengenal budaya lokal satu sama lainnya terutama di bidang pertanian.

“Sehingga semua peserta dapat memperoleh pengalaman berharga dengan bertukar informasi antar negara. Karena itu, kami berharap semua peserta serius untuk berpartisipasi dalam seluruh rangkaian kegiatan,” ujarnya.

Dekan Fakultas Pertanian Unsyiah Prof. Dr. Ir. Samadi, M.Sc, mengatakan, pada tahun 2017, AUN dilaksanakan di Universitas Thaksin, Thailand. Lalu di Universitas Putra Malaysia pada tahun 2018 selanjutnya Unsyiah menjadi tuan rumah tahun ini. Menurutnya, Unsyiah merasa terhormat karena telah ditunjuk sebagai tuan rumah pada forum internasional seperti ini.

“Partisipasi Unsyiah dalam kegiatan internasional seperti ini sangat diperlukan untuk pemeringkatan prestasi mahasiswa Unsyiah,” ucapnya.

Ketua Pelaksana Program ini Dr. nat. techn. Syafruddin, S.P., M.P. menjelaskan para peserta yang hadir berasal dari lima Universitas yaitu Unirversitas Putra Malaysia, Universitas Thaksin, Universitas Muria Kudus, Universitas Muhammadyah Purwokereto dan Unsyiah.

Para peserta akan berkunjung ke Sabang dan Aceh Besar. Di Sabang mereka akan mendapat informasi tentang Kota Sabang dan potensi wisatanya. Sedangkan di Aceh Besar akan mengunjungi kebun kurma, peternakan ayam di Saree dan tinggal selama tiga hari di Gampong Nusa untuk mengenali budaya Aceh.

Selain itu AUN 2019 juga diisi dengan seminar dari BI Provinsi Aceh dengan tema Peranan BI dalam Menunjang Sektor Agribisnis di Aceh yang akan disampaikan oleh Pimpinan BI Provinsi Aceh.

“ Agenda terpenting lainnya peserta akan mengunjungi ARC (Atsiri Research Center) Unsyiah untuk mendapatkan gambaran informasi tentang perkembangan produksi dan industri nilam Aceh,” ungkapnya.

Sementara untuk kegiatan di lab dan lapangan, peserta akan dikenali teori dan praktik pembuatan biopestisida, pengenalan teknologi pakan berbasis sumber daya lokal dan teknik pengembangan pupuk hayati mikoriza.

Terakhir peserta akan melihat teknologi pengolahan kopi pada lab Pengembangan Produk dan Pilot Plan di FP Unsyiah. Dalam ajang AUN 2019 juga akan dipilih peserta terbaik, grup terbaik dan presenter terbaik.

“Unsyiah pernah meraih ketiga penghargaan tersebut pada kegiatan AUN 2018 di University Putra Malaysia dan semoga dapat mempertahankan prestasi tersebut pada tahun ini,” ujarnya.

 

Komentar

Loading...