Unduh Aplikasi

Unsyiah Dituntut Cabut Skorsing Mahasiswa

Unsyiah Dituntut Cabut Skorsing Mahasiswa
IMG 20151012 114146
BANDA ACEH - Ratusan massa mahasiswa dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Sospol) Universitas Syiah Kuala menuntut Direktorat Unsyiah agar mencabut skorsing terhadap delapan mahasiswa kampus itu.

Hal tersebut disampaikan mahasiswa dalam aksi unjuk rasa yang dilakukan di depan Direktorat, Darussalam Banda Aceh (12/10).

Menurut mahasiswa, skorsing yang dikeluarkan pihak rektorat Unsyiah tidak melalui proses hukum terlebih dahulu. Menurut mereka, rektorat tidak memberikan ruang klarifikasi kepada mahasiswa sebelum menetapkan skorsing tersebut.

"Pihak rektorat sudah mengeluarkan skorsing secara sepihak kepada mahasiswa tanpa melibatkan dan melakukan pemberitahuan terlebih dahulu," ujar Putra Rizki Youlan Radhianto saat menyampaikan aspirasinya di hadapan Rektorat Unsyah.

Putra menambahkan, pengeluaran skorsing tersebut mengkriminalisasi pemikiran kritis dan semangat demokrasi serta pembungkaman secara terstruktur dan sistematis terhadap mahasiswa.

"Mahasiwa dibungkam dengan peraturan peraturan yang tidak melibatkan mahasiswa sebagai objek dalam proses pembuatan peraturan tersebut," kata Putra.

Sementara itu, Pembantu Rektor Tiga, Alfiansyah Yuliannur,  saat menemui mahasiswa menyampaikan, pihaknya akan mengeluarkan dua opsi kepada mahasiswa.

Pertama, para mahasiswa yang diskorsing agar memahami dan mengakui kesalahanya.

Kedua, bagi yang tidak setuju dengan peraturan tersebut silahkan membuat pengunduran diri dari mahasiswa Unsyiah.

"Kita menawarkan dua opsi, pertama bagi mahasiswa yang diskor untuk mengakui kesalahnya,bagi mahasiswa yang menolak dan tidak menerima peraturan tersebut silahkan buat pengunduran diri," ujar Alfiansyah di depan ratusan mahasiswa.

Pantauan AJNN, aksi unjuk rasa itu sempat memanas mengakibatkan terjadinya aksi saling dorong antara petugas keamanan kampus dan mahasiswa.

Dalam aksi tersebut mahasiswa berhasil menduduki kantor rektorat dan mengancam akan bertahan di sana sampai sang rektor bersedia menjumpai mereka untuk mencabut skorsing.

| HENDRA KA

Komentar

Loading...