Unduh Aplikasi

Unjuk Rasa Tolak Bimtek Aparatur Desa Agara ke Lombok Mendadak Batal

Unjuk Rasa Tolak Bimtek Aparatur Desa Agara ke Lombok Mendadak Batal
Ilustrasi. Foto: Net

ACEH TENGGARA - Rencana aksi unjuk rasa penolakan Bimbingan Teknis (Bimtek) aparatur desa ke Lombok Nusa Tenggara yang digagas Aliansi Mashasiswa dan Pemuda Agara (Ampar) mendadak batal.

Aksi yang awalny direncanakan pada Rabu 10 Maret 2021 hingga kini tak terlaksana.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lembaga Pemberantas Korupsi (LPK), Datuk Raja Mat Dewa menilai rencana aksi itu hanya gertak sambal saja

"Kendati surat izin aksi telah dilayangkan kepada Polres setempat. Namun aksi itu tidak kunjung dilakukan oleh Ampar alias gertak sambal saja", kata Datuk kepada AJNN.

Dikatakan Datuk, berdasarkan surat pemberitahuan aksi Ampar, mereka hendak menggelar unjuk rasa di depan kantor Bupati dan gedung DPRK Aceh Tenggara. 

Saat ini kata Datuk, rencana aksi unjuk rasa itu menjadi perbincangan hangat dari kalangan masyarakat Aceh Tenggara dan pengguna media sosial. 

Menurutnya, hal ini menjadi pertanyaan besar kenapa aksi tersebut tidak terjadi, kalau memang niat aksi unjuk rasa untuk kepentingan rakyat, ya harusnya klarifikasi kepada rakyat atas aksi yang tak terjadi, apa dan kenapa tak terlaksana aksi tersebut.

"Diduga mereka telah menerima upeti dari oknum tertentu, sehingga aksi tersebut gagal terjadi", ujarnya.

Menurut Datuk,  Rencana aksi unjuk rasa Ampar sangatlah baik dimana aksi bertujuan untuk penolakan  kegiatan penggunaan dana desa  di 385 desa di Aceh Tenggara yang dinilai tidak efektif.

"Sayang rasanya aksi unjuk rasa yang positif tersebut harus gagal dilakukan", ujarnya.

Sementara itu, Koordinator aksi Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Aceh Tenggara, Pani mengatakan, aksi unjuk rasa tersebut ditunda sementara, karena adanya beberapa persoalan.

 "Iya, aksi ditunda sementara karena ada problem", katanya saat dihubungi AJNN Rabu (10/3). 

Namun Pani enggan menjelaskan persoalan apa yang menyebabkan aksi tersebut tertunda dan sampai kapan aksi tersebut akan ditunda.

RIKI

Komentar

Loading...