Unduh Aplikasi

Unjuk Rasa di Kantor Kejaksaan Agung, Ini Tuntutan Dua Warga Aceh Tamiang

Unjuk Rasa di Kantor Kejaksaan Agung, Ini Tuntutan Dua Warga Aceh Tamiang
Dua warga Aceh Tamiang berunjuk rasa di depan kantor KPK, di Jakarta. Foto: ist
ACEH TAMIANG - Haprijal Roji dan Mustafa Kamal, mengatasnamakan LSM Gerakan Meusapat Peduli Untuk Rakyat (GEMPUR) Kabupaten Aceh Tamiang, berunjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Agung dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Keduanya meminta Kejaksaan Agung mengawasi ketat kinerja Kejaksaan Negeri Aceh Tamiang.

Demonstrasi ini berlangsung pada Jumat (12/8). Sebelumnya, Haprijal dan Mustafa berunjuk rasa di depan kantor Komisi Pemberantasan Korupsi dan Markas Besar Kepolisian.

“Kami menilai Kajari Aceh Tamiang belum melakukan terobosan hukum untuk menangkap koruptor di Aceh Tamiang. Oleh karena itu, kami meminta Kajagung mengawasi kinerja Kajari,” kata Haprijal kepada AJNN lewat saluran telepon genggam.

Selain menuntut Kajagung untuk memerintahkan Kajari Aceh Tamiang menuntaskan kasus-kasus korupsi yang sedang ditangani, mereka juga mendesak kejaksaan membongkar praktik mafia proyek APBK Aceh Tamiang.

Di tempat terpisah, keduanya menuntut agar LPSE dan ULP serta Pokja Aceh Tamiang ditindak. Mereka, kata Haprijal, melanggar peraturan LKPP RI dan melanggar fakta integritas karena diduga melakukan penyalahgunaan wewenang. Haprijal menuding pejabat di dua instansi ini berkolusi.

Di Kejaksaan Agung, dua demonstran ini diterima oleh Bagian Hubungan Antar Lembaga Jamwas Jagung RI. Sementara di LKPP, protes mereka diterima oleh Mudji Santosa, Deputi Hukum LKPP.

Komentar

Loading...