Unduh Aplikasi

Ujian Akhir Dibatalkan, Kelulusan Siswa Madrasah Ditentukan Nilai 5 Semester Terakhir

Ujian Akhir Dibatalkan, Kelulusan Siswa Madrasah Ditentukan Nilai 5 Semester Terakhir
Ilustrasi. Foto: Net

BANDA ACEH - Kelulusan siswa akhir madrasah di Aceh ditentukan oleh nilai rata-rata 5 semester terakhir. Hal itu dilakukan karena pembatalan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional Berbasis Komputer (UAMBN-BK) tahun ajaran 2019-2020 bagi siswa madrasah karena wabah corona.

Kebijakan tersebut juga mengacu pada edaran Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI tentang mekanisme pembelajaran dan penilaian madrasah dalam masa darurat pencegahan penyebaran Covid-19 tertanggal 24 Maret 2020.

Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Aceh, Saifuddin menjelaskan, untuk kelulusan siswa Madrasah Ibtidaiyah ditentukan berdasarkan nilai dari lima semester terakhir (kelas 4, kelas 5, dan kelas 6).

Sementara untuk Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah ditentukan oleh nilai rata-rata semester pertama (kelas 1 hingga kelas 3).

"Namun jika ada nilai semester dua kelas akhir maka dapat digunakan juga. Jika tidak ada, maka untuk tambahan nilai siswa dapat digunakan hasil nilai  portofolio, penugasan dan nilai praktek," kata Saifuddin kepada AJNN, Selasa (14/4).

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Aceh, Zulkifli mengatakan, pihaknya telah menyampaikan ke seluruh madrasah di Aceh terkait mekanisme penilaian kelulusan siswa akhir madrasah pasca ditiadakannya UNBK dan UAMBN-BK.

"Sebagaimana surat edaran pusat, seluruh madrasah wajib melaksanakan instruksi tersebut," ujar Zulkifli.

Dirinya menyampaikan, terkait rumus  penghitungan nilai kelulusan siswa kelas akhir tahun ini tidak ditentukan oleh Kemenag Aceh, namun dikembalikan kepada madrasah masing-masing.

"Ini menjadi wewenang madrasah masing-masing sebagaimana arahan Dirjen. Artinya nanti pihak madrasah merembuk terkait penentuan kelulusan siswa," ungkapnya.

Tak hanya itu, kata Zulkifli, mengenai tanggal kelulusan siswa juga ditentukan oleh madrasah masing-masing, dan disesuaikan dengan waktu penetapan kelulusan yang diberlakukan pada lingkungan pendidikan di daerah.

"Nanti kita akan melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Aceh," ucapnya.

Kemudian, lanjut Zulkifli, terkait ijazah siswa, Kemenag Aceh juga sudah menginstruksikan seluruh madrasah untuk menginput data siswa akhir melalui aplikasi Pangkalan Data Ujian Madrasah (PDUM).

"Mengenai petunjuk teknis ijazahnya kita belum menerima instruksi dari pusat. Namun ini akan segera kita tindak lanjuti," tutur Zulkifli.

Komentar

Loading...