Unduh Aplikasi

Tak Ada Irigasi, 2 Ribu Hektare Sawah Jadi Hutan, Kini Lhok Guci Difungsikan

Tak Ada Irigasi, 2 Ribu Hektare Sawah Jadi Hutan, Kini Lhok Guci Difungsikan
Bupati Aceh Barat, Ramli MS bersama Asisten II Setda Aceh, Teuku Ahmad Dadek saat membuka pintu air Irigasi Lhok Guci. Foto: For AJNN

ACEH BARAT - Seluas 2.500 hektare sawah di Kabupaten Aceh Barat beralih kembali menjadi hutan karena tidak digunakan oleh masyarakat. 

Beralihnya ribuan Hektar areal sawah menjadi hutan tersebut, karena warga selama ini enggan bercocok tanam sebab tidak ada air yang mengaliri sawah.

Bupati Aceh Barat, Ramli MS mengatakan dengan selesainya irigasi Lhok Guci nantinya areal sawah tersebut dapat dibuka kembali.

"Dengan selesainya irigasi Lhok Guci ini nantinya, maka akan sangat bermanfaat bagi areal sawah masyarakat. Selama ini karena tidak ada irigasi beralih kembali jadi hutan," kata Bupati Aceh Barat, Ramli MS, usai melakukan ujicoba fungsional irigasi Lhok Guci, bersama Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah diwakili Assisten II Sekretaris Daerah Aceh, Teuku Ahmad Dadek, Sabtu (24/10).

Dikatakan Ramli, selain ada 2.500 Hektar lahan yang kembali menjadi hutan, warga juga melakukan alih fungsi lahan menjadi perkebunan seperti karet dan sawit.

"Itu ada juga banyak terjadi alih fungsi lahan seperti kebun sawit dan karet selama ini. Padahal kalau kita lihat lebih besar hasil panen padi dari pada kebun sawit dan karet," kata Ramli.

Melihat kondisi ini, Ramli berharap penyelesaian pembangunan irigasi Lhok Guci segera selesai, sehingga areal sawah di Aceh Barat semakin produktif dan Aceh Barat menjadi swasembada pangan.

Dengan berfungsinya irigasi, kedepan pemkab setempat akan kembali melakukan cetak sawah baru yang ditargetkan puluhan ribu hektarem

"Kalau sudah selesai semuanya nanti kita akan lakukan cetak sawah baru. Kalau sekarang kalau kita buka mubazir. Ada puluhan ribu hektare bisa kita buka, kalau kita bangun jalan dari Beureugang ke Peulanteu," ungkapnya.

Sementara itu, Asisten II Setda Aceh, Teuku Ahmad Dadek mengatakan pembukaan pintu irigasi yang dilakukan tersebut merupakan tahap uji coba.

Ia menjelaskan dalam ujicoba tersebut terdapat 400 hektare sawah yang akan dialiri dari 12 ribu hektare. 

"Jadi hari ini sebenarnya bukan peresmian, tapi ujicoba pembukaan pintu irigasi. Saat ini ada 400 hektare yang teraliri, tahun depan kita targetkan seribu hektare. Kalau semuanya ada 12 ribu hektare setelah ada perubahan dari rencana awal 18 ribu hektare yang dialiri irigasi," kata Teuku Ahmad Dadek. 

Ia menjelaskan dari 12 ribu hektare tersebut, telah menjadi sawah seluas 7 ribu hektare, sedangkan 5 ribu hektare belum menjadi sawah.

Komentar

Loading...