Unduh Aplikasi

Tutupi Devisit, Pemkab Singkil Potong Tunjangan PNS

Tutupi Devisit, Pemkab Singkil Potong Tunjangan PNS
Penandatanganan Nota Kesepahaman KUA PPAS APBK-P Aceh Singkil tahun 2016. Foto: Edi Putra

ACEH SINGKIL - Devisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Singkil tahun 2016 berimbas pada pemotongan tunjangan prestasi atau lebih familiar dengan sebutan TC bagi pegawai negri sipil (PNS) kabupaten tersebut.

Pemotongan tunjangan kesejahteraan pegawai sebesar 50 persen untuk penerimaan bulan November dan Desember tahun 2016 itu dibenarkan oleh Sekretaris Daerah Aceh Singkil Drs. Azmi, Selasa (1/11).

Menutut Azmi langkah itu terpaksa dilakukan untuk memenuhi kebutuhan proram wajib seperti anggaran Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih), sementara anggaran mengalami devisit senilai Rp 23 miliar lebih menyusul adanya pemotongan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar 10 persen dan tak tercapainya target Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Sesuai permendragi tunjangan kesejahteraan itu tidak wajib, tergantung kemampuan keuangan daerah, sementara ada yang wajib, misalnya dalam pilkada ini harus ada anggaran panwas yang harus dipenuhi, sehingga dilakukan pemotongan TC," kata Azmi.

Dipangkasnya tunjangan kesejahteraan itupun kata Azmi, tak lantas bisa memenuhi seluruh kebutuhan panwaslih, dari jumlah Rp 6,6 miliar yang diajukan dalam APBK-Perubahan, baru dapat ditampung senilai Rp 3,8 miliar, sisanya akan di anggarkan di tahun 2017 mendatang.

Disisi lain, Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten (TAPK) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRK setempat telah mencapai kesepakatan terhadap KUA PPAS APBK-P Aceh Singkil tahun 2016, kesepakatan itu ditandai dengan penenandatanganan berita acara yang dilaksanakan dalam sidang paripurna, Senin (31/10).

Setelah dilakukan revisi untuk menyesuaikan dengan devisit anggaran, maka antara pendapatan dan belanja Aceh Singkil tahun 2016 dalam posisi berimbang, yakni senilai Rp 1 triliun lebih.

Komentar

Loading...