Unduh Aplikasi

Tuntutan Buruh Bongkar Muat di Pelabuhan Calang Terkait Upah Dipenuhi

Tuntutan Buruh Bongkar Muat di Pelabuhan Calang Terkait Upah Dipenuhi
Kapal Shandong Kuai berbendera Hongkong yang mengangkut tiang pancang milik PLTU Nagan Raya, tengah sandar di pelabuhan. Foto: AJNN/Suar

ACEH JAYA - Koperasi TKBM Pelabuhan Calang, Aceh Jaya akhirnya memenuhi tuntutan untuk menaikkan persen upah terhadap para pekerja bongkar muat di pelabuhan Calang, Aceh Jaya.

Perihal pemenuhan tuntutan oleh para buruh sebesar 70 persen untuk pekerja dan 30 persen untuk koperasi itu dibenarkan oleh pihak Koperasi TKBM Pelabuhan Calang usai dijumpai sejumlah awak media di Pelabuhan Calang, Aceh Jaya, Selasa (3/11).

"Iya benar, sebagaimana tuntutan oleh para pekerja terkait upah sebesar 70 persen untuk buruh dan 30 persen untuk koperasi sudah kami penuhi," kata Wakil Ketua Koperasi TKBM Pelabuhan Calang, Zamzami.

Namun keputusan terkait upah sebasar 70/30 itu hanya bersifat sementara dan hanya untuk bongkar muat barang berupa tiang pancang seberat 7.321 ton milik PLTU Nagan Raya yang diangkut oleh Kapal Shandong Kuai yang berbendera Hongkong dari Negara China.

Baca: Protes Upah, Buruh Bongkar Muat di Pelabuhan Calang Mogok Kerja

"Keputusan 70/30 itu sifatnya hanya untuk sementara, sedangkan untuk kapal selanjutnya nanti kita akan duduk rapat lagi terkait besaran upah mereka," tambah Zamzami.

Selain itu, pihaknya juga menyampaikan jika besaran upah sebesar 70 persen untuk para pekerja dan 30 persen itu sudah tidak termasuk lagi biaya makan, iuran BPJS, pajak dan iuran jaminan kecelakaan kerja.

"Jadi koperasi sudah tidak tanggung apa-apa lagi, semua pengeluaran itu sudah ditanggung sendiri oleh para pekerja, dan mulai tadi pagi mereka juga sudah mulai kerja lagi seperti biasa," pungkas Zamzami.

IKLAN HPI
Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...