Unduh Aplikasi

Tuntut Keadilan Kasus Laka Lantas Mahasiswa Demo Kejari Banda Aceh

Tuntut Keadilan Kasus Laka Lantas Mahasiswa Demo Kejari Banda Aceh

BANDA ACEH - Unjuk rasa menuntut keadilan atas proses hukum kasus kecelakaan yang menewaskan Erik Tiranda, alias Didit kembali dilakukan mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa untuk Keadilan, Senin (14/11). setelah sebelumnya mendatangi kantor Pengadilan Negeri Banda Aceh.

Pantuan AJNN, aksi yang dimulai sekira pukul 09.00 WIB, tersebut diawali mahasiswa dengan berkumpul di Depan Masjid Raya Baiturahman Banda Aceh. Dari sana mahasiswa kemudian konvoi berjalan kaki, menuju Kantor Korps Adhyaksa tersebut.

Tiba di Kantor kejaksaan puluhan mahasiswa yang membawa berbagai spanduk dan poster bertulis kecaman terhadap Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang dinilai berpihak kepada pelaku penabrak Didit.

Tudingan tersebut didasari dengan ringannya pasal yang dikenakan JPU terhadap pelaku penabrak yang masih di bawah umur.

Mahasiswa menilai JPU mencari celah untuk meringankan terdakwa dengan mempermainkan pasal yang diterapkan kepada pelaku.

"Dari penyidik ada dua pasal yang dikenakan 310 dan pasal 312 tapi kemudian di JPU pasal 312 ini hilang. Inikan aneh dan sangat mencederai rasa keadilan. Mereka memperjual belikan pasal,"kata Fatimah Azzahra kepada wartawan.

Dalam aksinya, mahasiswa menuntut bertemu Kepala Kejaksaan Negeri Husni Tamrin dan Syarifah (Jaksa yang menangani kasus) untuk mempertanyakan hilangnya pasal 312 dalam berkas acara pemeriksaan kasus itu.

Namun hingga berita ini diturunkan, mahasiswa yang berorasi di depan pintu masuk utama kantor kejaksaan hanya ditemui Kasipidum Rikie Febriandy SH dan Intel Himawan SH.

Mahasiswa yang tidak puas dengan jawaban keduanya, memilih bertahan dan mengancam masuk ke Kantor Kejari.

Komentar

Loading...