Unduh Aplikasi

Tunggu Janji dari Pusat, Nelayan Panteraja Semakin Menderita

Tunggu Janji dari Pusat, Nelayan Panteraja Semakin Menderita
Belasan kapal nelayan kandar di bibir Kuala Panteraja. Foto: Muksal Mina

PIDIE JAYA - Nelayan di Kecamatan Panteraja, Kabupaten Pidie Jaya hingga sekarang masih sulit untuk melaut, hal itu disebabkan kuala pangkalan pendaratan ikan (PPI) tersebut semakin dangkal. Warga sangat berharap kuala PPI itu mendapat perhatian serius dari pemerintah.

Pantauan AJNN di lokasi, Selasa (8/11), belasan kapal tipe Gt-7 milik nelayan Kecamatan Panteraja, Kabupaten Pidie Jaya tersendak di bibir kuala PPI tersebut.

Kandasnya belasan kapal pencari ikan di bibir Kuala Panteraja karena bibir kuala PPI tersebut sudah sangat dangkal. Bahkan hingga kini para nelayan di kecamatan itu terpaksa pergi dan pulang melaut harus menunggu air pasang. Hal itu dapat menyebabkan minimnya pendapatan bagi nelayan.

"Kalau mau pergi dan pulang melaut ya terpaksa kami harus menunggu air pasang dulu, kalau tidak, ya seperti itu lah kejadiannya. Kalau begini terus pendapatan nelayan akan jelas berkurangkan, " kata M Isa (40), salah seorang nelayan di Panteraja sambil menunjuk kapal yang kandas di bibir kuala itu, Selasa (8/11).

Isa serta seluruh masyarakat Panteraja sangat berharap perhatian serius dari pemerintah setempat untuk mengatasi kedangkalan kuala tersebut. Menurutnya, melaut adalah mata pencarian untuk bisa menompang kebutuhan hidup dirinya dan keluarga.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pidie Jaya, Ir Kamaluddin mengaku masih menunggu janji dari pemerintah pusat untuk pembangunan jetty di kuala Panteraja.

Katanya, komisi IV DPR-RI telah berjanji akan membantu pembangunan jetty PPI Panteraja sebesar Rp 330 milyar saat kunjungan mereka ke Pidie Jaya tahun 2014.

"Kami masih sangat berharap sebagaimana dijanjikan Komisi IV DPR-RI, bahwa akan mewujudkan pembangunan PPI Pante Raja. Dana Rp 330 miliar akan diplotkan secara bertahap untuk pembangunan infrastruktur PPI Pante Raja, dari jetty sampai bangunan darat lainnya. Itu janji dari pemerintah pusat," ungkap Kamaluddin.

Komentar

Loading...