Unduh Aplikasi

Tunggakan Listrik Capai 1.2 Miliar, Mahasiswa: Ini Tamparan untuk Pemkab Aceh Utara

Tunggakan Listrik Capai 1.2 Miliar, Mahasiswa: Ini Tamparan untuk Pemkab Aceh Utara
Ilustrasi. Foto: Net

ACEH UTARA – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Malikussaleh menyayangkan perihal tunggakan listrik Pemerintah Kabupaten Aceh Utara yang mencapai Rp1.2 miliar lebih.

Menurut mereka, hal itu menjadi sebuah tamparan bagi Pemerintah Aceh Utara dengan anggaran APBK mencapai 2.7 Triliun di tahun 2020 yang dinilai itu mencukupi untuk kebutuhan tersebut.

“Kami sangat menyayangkan atas tunggakan listrik Pemkab Aceh Utara. Padahal listrik merupakan perioritas utama untuk menjalankan roda kepemerintahan,” kata Sekjend BEM Unimal, Riski Rahmatullah kepada AJNN, Minggu (9/8).

Baca: Tagihan Listrik Menunggak, Kajari Aceh Utara: Harusnya Pemkab Beri Contoh yang Bagus

Dikatakan Riski, pihaknya berharap ke depan Pemerintah Aceh Utara bisa memberikan contoh yang baik, sehingga tidak lagi terulang kejadian yang sama.

Sebelumnya, Tunggakan listrik di Kantor Pemerintah Kabupaten Aceh Utara mencapai Rp1.222.868.907. Hal itu diketahui berdasarkan Surat Kuasa Khusus (SKK) yang diberikan kepada Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Utara, Pipuk Firman Priyadi, selaku pengacara negara.

Adapun data tunggakan pelanggan Pemda Aceh Utara Bulan Juli 2020 yakni, DLHK Aceh Utara tunggakan sebanyak Rp6.136.688, Kantor Keuchik Tanjong DR Rp163.625, BPBD Aceh Utara Rp10.890.414, kantor PLT DLHK Aceh Utara Rp2.732.534.

Kantor Bupati Aceh Utara, tagihan listrik mencapai Rp1.102,316.514, Rumah Sakit Pratama Aceh Utara Rp42.588.000, dan Instalasi Farmasi Kesehatan, Rp12.040.500. Dengan total keseluruhan Rp Rp1.222.868.907.

Komentar

Loading...