Unduh Aplikasi

Truk Pengangkut Ikan Aceh Dihadang di Tapanuli, Ketua ISMI Berang

Truk Pengangkut Ikan Aceh Dihadang di Tapanuli, Ketua ISMI Berang
Ketua Ismi Aceh, Nurchalis. Foto: Dok AJNN

BANDA ACEH - Truk pengangkut ikan yang berasal dari Aceh dilarang masuk ke Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Informasi penghadangan itu diterima AJNN dari Ketua Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) Aceh, Nurhchalis.

Nurhalis pun berang. Ia mengatakan informasi penghadangan itu dilakukan oleh petugas Dinas Perhubungan dan Satpol PP Kabupaten Tapanuli. Mereka sengaja menggelar razia khusus untuk truk ikan dari Aceh masuk ke kabupaten tersebut sejak Sabtu (7/9) malam.

Ia mengaku sangat kecewa terhadap oknum-oknum tertentu yang sudah menghadang ikan dari Aceh masuk ke wilayah Sumatera Utara. Menurutnya kejadian seperti ini sangat melukai hati nelayan Aceh.

"Pemerintah Aceh harus segera mencari jalan keluar atas permasalahan ini, seharusnya kejadian-kejadian seperti ini tidak terjadi lagi, apalagi Aceh dan Sumut bertetangga," kata Nurchalis kepada AJNN, Selasa (10/8).

Nurchalis yang pernah menjadi Kepala ULP Aceh ini meminta kepada Pemerintah Aceh agar masalah ini menjadi perhatian khusus, dan mencarikan terobosan-terobosan baru agar permasalah seperti ini cepat selesai.

"Apalagi hampir 50 persen ikan Aceh dipasok ke Medan. Kalau ini tidak ada jalan keluar, maka nelayan Aceh pasti sangat kecewa," ujarnya.

Nurchalis mengungkapkan tanpa disadari bahwa Sumatera Utara sangat membutuhkan ikan Aceh, namun para nelayan Aceh selama ini terus menjerit akibat harga-harga rendah yang terus dimainkan oleh mereka, mulai transporasi dan lain-lain. Sementara keuntungan dinikmati oleh mereka yang berada di luar Aceh.

"Tentunya kejadian seperti ini sangat melukai hati nelayan kita, berapa banyak ikan yang busuk dengan kondisi seperti ini," ungkapnya.

Menurutnya Pemerintah Aceh juga harus melakukan terobosan-terobosan untuk memutuskan ekspor ikan ke Medan, dengan mencarikan pangsa pasar yang lain di luar selain Medan.

"Kita (Aceh) mampu untuk itu, tapi kalau terus menerus persoalan ini dibiarkan, nelayan selalu menjadi korban," jelasnya.

Untuk itu, kata Nurchalis, ISMI mendorong pemerintah untuk membina atau mengajak pengusaha benar-benar konsen terkait pengelolaan sumber daya alam Aceh, sehingga menjadi keungulan posisi untuk Aceh.

"Ikan Aceh yang kita tahu produksinya banyak, masalahnya pasarnya hanya ketergantungan dengan satu wilayah. Jadi bagaimana ikan kedepan itu bisa dilakukan ekspor keluar negeri, kenapa tidak, kalau ini punya keberanian oleh pengusaha kita untuk mencari pangsa pasar ke luar dengan menggunakan kelender-kelender internasional," kata Nurchalis.

Ucapan Selamat Pelantikan DPRA - Aceh Barat
iPustakaAceh
Ucapan Selamat Pelantikan DPRA - Pemerintah Aceh

Komentar

Loading...