Unduh Aplikasi

TRK Dukung Kebijakan Penerapan PSBB di Aceh

TRK Dukung Kebijakan Penerapan PSBB di Aceh
Anggota DPRA, Teuku Raja Keumangan. Foto: AJNN.Net/Fauzul Husni

BANDA ACEH - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Teuku Raja Keumangan mendukung Pemerintah Aceh untuk mempertimbangkan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Menurutnya penerapan PSBB itu harus segera diwacananakan dengan tujuan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 sejak dini. Meski hingga kini seluruh pasien yang dinyatakan positif di Aceh sudah sembuh.

"Saya pribadi mendukung adanya wacana penerapan PSBB di Aceh," kata Teuku Raja Keumangan kepada AJNN, Senin (13/4).

Ia menjelaskan penerapan kebijakan PSBB itu harus mendapatkan persetujuan seluruh pihak, sehingga ketika kebijakan itu diberlakukan, semua pihak bisa saling membantu terkait konsekuensi atas kebijakan itu.

"Memang kebijakan itu banyak konsekuensinya, makanya dibutuhkan dukungan semua pihak, tidak hanya Pemerintah Aceh saja," ujarnya.

Baca: Plt Gubernur Pertimbangkan Pemberlakuan PSBB di Aceh

Selain itu, kata TRK--sapaan akrab Teuku Raja Keumangan--Pemerintah Aceh harus menyiapkan secara matang sebelum menerapkan kebijakan itu, mulai dari anggaran dan lain-lainnya, apabila perlu harus mencontoh seperti yang sudah dilakukan DKI Jakarta.

"Kebijakan ini kan atas izin Menkes juga, tapi kebijakan ini perlu dipertimbangkan mulai sekarang, karena mencegah lebih baik dari pada mengobati, dan lebih cepat maka lebih baik," ujarnya.

Sebelumnya, salah seorang Anggota DPRK Banda Aceh, Sabri Badruddin juga sudah mengusulkan kepada Wali Kota, Aminullah Usman untuk mempertimbangkan kebijakan PSBB itu.

Ia menjelaskan walaupun penerapan PSBB tersebut tidak mudah, semua harus memenuhi kriteria-kriteria yang termuat dalam PMK no 9 tahun 2020, dan tentu harus ada pengkajian yang serius dan mendalam terlebih dahulu.

Baca: Wali Kota Diminta Pertimbangkan Pengajuan Penerapan PSBB di Banda Aceh

"Tapi saya pikir lebih bagus kita mencegah perkembangan virus ini dari awal, tentu lebih cepat lebih baik, sebelum membludaknya warga kita yang terpapar Covid-19, dan akan membuat kewalahan tenaga medis, apalagi dengan kondisi fasilitas kesehatan yang terbatas," kata Sabri Badruddin kepada AJNN, Sabtu (11/4).

"Jangan tunggu lama kalau menurut saya, penting sekali untuk dipertimbangkan agar bisa diajukan ke provinsi, agar kemudian provinsi mengajukan ke pusat," tambahnya lagi.

Komentar

Loading...