Unduh Aplikasi

TRK Apresiasi Pemerintah Gampong dalam Hadapi Corona

TRK Apresiasi Pemerintah Gampong dalam Hadapi Corona
Anggota DPRA, TRK. Foto: AJNN/Fauzul Husni

BANDA ACEH - Anggota DPRA, Teuku Raja Keumangan mengatakan pemerintah tingkat gampong (desa) yang ada di seluruh Aceh merupakan ujung tombak dalam upaya penanggulangan dan pencegahan serta penyebaran Covid-19 yang saat ini sedang mewabah di hampir seluruh dunia.

Menurutnya peran pemerintah gampong yang dipimpin oleh kepala desa atau keuchik menjadi sangat penting terutama dalam merumuskan kebijakan tehnis di tingkat akar rumput, melaksanakan penerapan  protokol kesehatan di antaranya menjaga pintu masuk desa, mendata warga yang keluar dan atau masuk, mengkampanyekan rajin mencuci tangan dan mengajak agar seluruh warga masyarakat menerapkan pola hidup sehat dan bersih sehingga Provinsi Aceh tidak menjadi daerah dengan zona merah akibat wabah Covid-19 ini. 

"Saya apresiasi khusus kepada para aparatur gampong yang ada di Aceh, karena dengan peran aktif seluruh aparatur gampong di Aceh maka pencegahan penyebaran Covid-19 di Aceh berjalan dengan baik," kata Teuku Raja Keumangan, Kamis (4/6).

Selain itu, kata TRK--sapaan Teuku Raja Keumangan--pemerintahan di tingkat gampong bekerja sama dengan seluruh komponen mansyarakat baik TNI/Polri dan tentunya doa para ulama juga berhasil mendirikan Posko Pemantauan Siaga Covid-19 di tingkat gampong yang bedampak pada percepatan koordinasi dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona.

"Misalnya mendata warga yang baru tiba dari zona merah dan mengawal isolasi mandiri bagi Orang Dalam Pemantauan (ODP) sehingga mampu memutuskan penyebaran virus di tengah tengah masyarakat," ujarnya.

Saat ini di Aceh, sebanyak 13 dari 23 kabupaten/kota di Provinsi Aceh masuk dalam kawasan zona hijau penyebaran COVID-19, diantaranya Pidie Jaya, Aceh Singkil, Bireuen, Aceh Jaya, Subulussalam, Nagan Raya, Aceh Tenggara, Aceh Barat, Aceh Selatan, Sabang, Langsa, Aceh Timur, dan Aceh Besar. Kabupaten ini akan di berlakukan new normal.

"Maka peran pemerintah gampong juga akan lebih besar untuk menyukseskan pemberlakukan protokol kesehatan dalam situas itatanan hidup baru di tengah tengah masyarakat," jelasnya.

Untuk mendukung upaya pencegahan dan penyebaran Covid-19 dan menyukseskan program protokol kesehatan dengan situasi baru (New Normal), kata TRK, maka harus ada peningkatan kapasitas bagi seluruh aparatur gampong yang ada di Aceh.

"Ini menjadi sangat penting dalam upaya melawan wabah corona, tim di Posko Pemantauan Siaga Covid-19 di tingkat gampong harus dibekali berbagai informasi dan juga penguatan berbagai fasiltas pendukung sehingga akan memberi dampak yang besar dalam upaya perang  terhadap Covid-19," jelasnya.

Apalagi saat ini Pemerintah Aceh telah menganggarkan dana dari APBA untuk penanganan Covid-19 ini, maka sudah seharusnya seluruh aparatur gampong terutama para keuchik di seluruh Aceh harus diberikan apresiasi khusus dan penghargaan yang tinggi atas upaya dan kerja keras dalam pencegahan serta penyebaran covid -19 di tingkat gampong

"Jika setiap gampong di Aceh terbebas dari Covid-19, maka seluruh Aceh akan selamat dari wabah ini," jelasnya.

Komentar

Loading...